Bjorka dan Dunia Tanpa Privasi

Image
Toni Al-Munawwar
Teknologi | Thursday, 22 Sep 2022, 16:49 WIB
pexels.com/Andri

Nama Bjorka belakangan mendadak ramai diperbincangkan di jagat maya. Betapa tidak, konon banyak data pribadi warga Indonesia yang telah bocor karena diretas oleh Bjorka. Bukan hanya itu saja, dokumen penting negara milik Jokowi pun tak luput dibobol olehnya.

Wajar, bila kemudian kita merasa khawatir dan takut data pribadi kita juga ikut bocor. Jika sampai hal itu terjadi—besar kemungkinan data pribadi itu akan disalahgunakan. Misalnya, untuk menipu orang lain. Atau yang lebih buruk digunakan untuk mendaftar pinjaman online. Ya, saat ini banyak korban yang jerjerat kasus pinjaman online. Padahal, mereka tak merasa mendftar ke salah satu situs pinjaman online. Mengerikannya lagi, ada seseorang yang tiba-tiba mendapat kiriman uang melalui transfer bank dalam jumlah yang cukup besar tanpa tahu itu uang dari siapa.

Setelak dilakukan pengecekan, ternyata nama pengirimnya adalah sebuah perusahaan pinjaman online. Karena merasa takut, uang tersebut tak ia apa-apakan, masih utuh di rekening. Sialnya, ia tiba-tiba mendapat pesan whatsapp yang berisi perintah untuk segera membayar cicilan karena telah melakukan pinjaman online.

Dalam pesan tersebut juga disertai dengan sebuah ancaman—jika tidak membayar—maka pihak dari pinjol (pinjaman online) akan meneror dengan mengirimkan pesan ke seluruh kontak yang ia miliki.

Mengerikan sekali, bukan?

Kita yang tidak tahu-menahu harus berurusan dengan pihak dari pinjaman online. Itu baru satu contoh kasus—masih banyak contoh kasus lainnya yang bisa terjadi akibat kebocoran data pribadi. Seperti jual beli data pribadi yang marak terjadi di forum-forum hacker. Apalagi jika data pribadi itu adalah data diri kita di sebuah bank. Hal ini memungkinkan hacker untuk membobol rekening kita dan menguras habis isi saldo di dalamnya.

Dunia Tanpa Privasi

Hidup di era digital, mau tidak mau, kita tidak memiliki privasi. Apapun saat ini bisa langsung diketahui orang lain melalui media sosial. Privasi yang seharusnya menjadi ranah pribadi berubah menjadi informasi publik. Masih ingat dengan kasus layangan putus?

Kasus rumah tangga yang seharusnya hanya diketahui oleh kalangan internal (keluarga), justru menjadi santapan publik. Apapun masalah yang dialami oleh sebuah keluarga adalah aib bagi keluarga tersebut dan jangan sampai disebarluaskan. Apalagi jika sampai menjadi buah bibir banyak orang. Tentu pihak keluarga akan merasa malu.

Namun, di era digital seperti saat ini—justru hal itu seolah dianggap lumrah dan menjadi bahan gosip yang asyik untuk diperbincangkan. Hidup di dunia maya seolah tak mengenal istilah privasi. Kebocoran data yang dilakukan oleh Bjorka, menandakan kita hidup di dunia tanpa privasi sekaligus penanda lemahnya keamanan siber negara kita.

Lihat saja, banyak sekali platform media sosial yang meminta data pribadi untuk bisa menggunakannya. Belum lagi saat ini banyak bank yang mengkampanyekan penggunaan internet banking sebagai cara baru untuk bertransaksi di era digital—lagi-lagi hal itu membutuhkan data pribadi.

Belum lagi menjamurnya dompet digital sebagai solusi bertransaksi secara cashless sehingga lebih cepat dan praktis. Namun, tetap saja, membutuhkan data pribadi agar bisa menggunakannya. Jadi, sebenarnya data pribadi kita sudah tersebar di banyak platform, yang menjadi pertanyaan adalah mampukan platform-platform tersebut melindungi data pelanggannya? Pemerintah seharusnya membuat undang-undang yang bisa memayungi data pribadi setiap warganya sekaligus sebagai tindakan preventif untuk mencegah kebocoran data.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Toni Al-Munawwar adalah seorang blogger dan penulis buku. Beberapa tulisannya pernah dimuat media cetak dan elektronik.

Bjorka dan Dunia Tanpa Privasi

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Saka Taruna Bumi Lapas Pemuda Plantungan Sebagai Sarana pembinaan WBP

Image

Apel Pagi, Kepala LPKA Kelas I Palembang Kemenkumham Sumsel Ingatkan Pentingnya Jaga Integritas

Image

Ilmu Komunikasi Umsida Asah Kesiapan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja Lewat Uji Kompetensi Profesi

Image

5 Rekomendasi Restoran dengan Pemandangan Terindah di Sentul, Bogor

Image

Kakanwil Ajak Jajarannya Panjatkan Doa Untuk Korban Tragedi Sepakbola di Kanjuruhan

Image

UNIMUDA Sorong Gelar Sosialisasi Penyusunan RKAT Secara Luring

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image