Biarkan Orang Lain Menangisi Kematian Kita, Sementara Kita Tertawa Bahagia Menghadapinya

Image
Ade Sudaryat
Agama | Sunday, 18 Sep 2022, 10:06 WIB

Mari kita renungi kehidupan kita sejak lahir ke dunia ini sampai hari ini, dan membayangkan apa yang akan terjadi ketika kematian menjemput kita. Ketika kita lahir ke dunia ini, begitu keluar dari rahim ibunda, pada umumnya kita menangis menjerit-jerit, sementara orang-orang di sekitar ibunda kita menyambut riang kehadiran kita seraya penuh gelak tawa.

Kondisi yang harus kita bayangkan adalah, apakah kondisi kita ketika meninggalkan dunia ini akan sama seperti ketika kita baru lahir ke dunia ini? Apakah orang-orang akan riang seraya penuh gelak tawa mengantarkan kepergian kita meninggalkan dunia ini?

Mereka merasa senang dengan ketiadaan diri kita. Mereka merasa bebas dari kekejian selama hidup; sedangkan diri kita menangis menghadapi kematian yang begitu menyakitkan. Pedih pilu karena tak ada bekal amal kebaikan, menghadapi azab akibat dosa sudah ada di depan mata sampai hari pembalasan datang.

Alangkah beruntungnya jika keadaan kita terbalik seratus delapan puluh derajat. Ketika kita menghadapi kematian, meninggalkan kehidupan dunia ini, kita bahagia, tersenyum, dan tertawa mengahadapinya, sementara orang-orang di sekitar kita menangisi kepergian kita.

Kebahagiaan ketika meninggalkan dunia ini hanya dapat diraih manakala kita benar-benar telah menanam berbagai kebaikan sebagai bekal hidup setelah kematian. Kita melakukan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya seraya kita telah menanam jasa baik kepada setiap orang, sehingga ketika kita pergi meninggalkan kehidupan ini, mereka merasa kehilangan, bersedih, dan mendo’akan kebaikan untuk diri kita.

Kini, pilihannya kembali kepada diri kita masing-masing, apakah ketika kita menghadapi kematian, meninggalkan dunia ini, kondisi kita akan seperti ketika kita lahir dari rahim ibunda, atau kita memilih orang lain menangisi kematian kita, sementara kita tertawa bahagia menghadapinya?

Ilustras : kematian
Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Penulis dan Penerjemah Lepas Bidang Agama, Budaya, dan Filsafat

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Lapas Batu Ikuti Sosialisasi Penyusunan SKP Secara Daring

Image

Cara Dapat Barang Gratis di Akulaku Tanpa Undang Teman

Image

Kejujuran Adalah Bekal Hidup Mu Nak

Image

Game Online PC Gratis Yang Wajib Kamu Mainkan Sekarang!!

Image

Kemenkumham Jateng Siap Diaudit BPK RI

Image

Masa Berlaku Paspor Kini 10 Tahun, Imigrasi Siapkan Juknisnya

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image