Window Dressing Dihantui Omicron, Saatnya Koleksi Saham Blue Chip

Image
Dhea Anggraini
Bisnis | Tuesday, 30 Nov 2021, 10:38 WIB

Jelang akhir tahun adalah saat-saat untuk menerapkan strategi investasi mendulang keuntungan. Akhir tahun adalah momen untuk mendapatkan cuan.

Kendati pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman karena kini muncul varian baru yang bernama Omicron, namun daya tarik window dressing tak dipungkiri memikat para investor untuk mencari peluang cuan.

Sejumlah indikator yang menjadi sentimen positif gerak naik saham-saham jelang akhir tahun adalah kemunculan vaksin mRNA yang tengah disiapkan untuk menjinakkan omicron.

Sejumlah langkah antisipatif pemerintah Indonesia dalam membatasi mobilitas masyarakat saat Nataru agar wabah tidak makin menjadi-jadi menjadi sentimen positif untuk perekonomian.

Fenomena window dressing yang dipicu aksi Manajer Investasi (MI) mempercantik portofolionya dengan membeli secara masif saham-saham jelang akhir tahun berimbas pada naiknya harga saham dan juga indeks acuan saham.

Bukanrahasia lagi, karena kebanyakan yang dipilih adalah saham-saham dengan kapitalisasi besar maka saham-saham big caps cenderung likuid dan menarik untuk dilirik investor.

Pergerakan bullish saham-saham big caps inilah yang bisa dilirik investor supaya bisa mendulang cuan pada masa penguatan ini untuk saham-saham yang sedang uptrend.

Secara lebih konkret, saham-saham yang biasanya menguat di masa window dressing ini adalah saham-saham blue chip dari LQ45. Selain karena sentimen positif, window dressing itu terjadi karena persepsi dan asumsi dari pelaku pasar itu sendiri.

Menariknya, disadari atau tidak, pelaku pasar secara keseluruhan dan bersama-sama yang membuat window dressing terjadi dan tercipta.

Nah, di hadapkan pada fenomena tahunan window dressing ini, tentu saja investor tetap wajib jeli dengan mengedepankan analisis untuk saham-saham yang diincarnya di tengah praktik investasi dan trading saham yang sudah sangat simpel, semisal dengan aplikasi IPOT EZ, yang membuat transaksi saham gampang dilakukan dengan sekali swipe.

Analisis saham wajib dilakukan dalam memilih saham-saham blue chip agar benar-benar mendapatkan cuan di musim window dressing ini. Analisis komprehensif tetap dilakukan tanpa mengesampingkan hal-hal konkret seperti pengukuran trend, support dan resistance.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

3 Prinsip Pengelolaan Reksa Dana Syariah

Seluk-Beluk Investasi Saham Syariah

Artikel Terkait

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Viral Video Kuburan Upin Ipin, Ini Klarifikasi Tim Produksi

Image

Pada Suatu Paragraf

Image

Sebagian Manusia adalah Cobaan Bagi Lainnya

Image

Prediksi Lineup Bhayangkara FC vs Persebaya Liga 1 18 Januari 2021

Image

Viral Video Gus Arya Tantang Allah di Mana? Netizen Geram

Image

Profil Haruna Soemitro : Anggota Exco PSSI yang Kontroversial

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image