Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Hamdani

Membersihkan Laut Berarti Merawat Masa Depan

Eduaksi | Sunday, 28 Aug 2022, 13:38 WIB
Menikmati snack saat coffee break di sela-sela kegiatan gotong rotyong (dokumentasi pribadi)

Laut adalah masa depan. Di sana tersimpan beragam sumber pangan dan energi untuk kehidupan. Merawat laut berarti merawat masa depan.Kita perlu memiliki sikap positif untuk menjaga laut kita dari pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem.Semangat menjaga kelestarian laut kami tunjukkan dengan melakukan gotong royong untuk membersihkan sampah di sekitar pelabuhan perikanan Lambada Lhok, Jumat, 26/08/2022).

Bersama Pimpinan Pangkalan PSDKP Lampulo, Koordinator PPI Lambada Lhok, ASN Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh/Kab. Aceh Besar, unsur Lembaga Adat Laot, Panglima Laot Lhok Lambada Lhok, Penyuluh Perikanan, Kepala PPS Kuta Raja Lampulo, TPUKP, Polisi/TNI, WCS, Mahasiswa, beserta Kelompok Nelayan Lambada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar melakukan gotong royong dalam rangka memperingati Hari Cinta Laut.

Gotong royong diarahkan pada kegiatan pembersihan kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan dan sekitarnya, disertai dengan penanaman sejumlah pohon untuk menjaga lingkungan hidup agar tetap hijau dan asri.

Sebelumnya juga sudah berlangsung kegiatan penanaman pohon di areal pelabuhan kerjasama dengan Kepolisian dan TNI.

Koordinator PPI Lambada Lhok, Marzuki, S.Pi.,M.Si sebagai penanggung jawab kegiatan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menggugah kesadaran warga pesisir terutama nelayan dan masyarakat agar senantiasa memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan menjaga laut dari berbagai sampah.

Dikatakan Marzuki, dengan melakukan gotong royong secara bersama-sama seperti ini, maka akan timbul rasa saling peduli. Sehingga laut akan terbebas dari pencemaran dan sampah berbahaya.

Coffee Break Pisang Rebus

Tidak ada yang aneh sebenarnya ketika hidangan coffee break yang disajikan berupa ubi rebus, kacang rebus, jagung dan pisang rebus.Seperti yang saya dapati pada saat waktu istirahat di sela kegiatan gotong royong membersihkan laut di kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Lambada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besa

Snack nya serba direbus dan produk lokal alami.

Bahkan pangan lokal yang bernilai sehat itu harus ada di meja-meja rapat pejabat pemerintah, dewan perwakilan rakyat, gubernur/bupati/walkot, hingga di hotel-hotel sebagai bagian dari menu coffee break.

Dengan begitu hasil perkebunan/pertanian rakyat akan bernilai tinggi dan bergengsi. Pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan petani.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image