Tiga Keuntungan Investasi Reksa Dana yang Tak Banyak Diketahui Orang

Image
Dhea Anggraini
Bisnis | Thursday, 18 Aug 2022, 11:24 WIB

Investasi reksa dana menjadi pilihan yang banyak dianjurkan untuk investor pemula memulai investasinya di pasar modal. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan investor pemula.

Return (imbal hasil) yang lebih tinggi dibandingkan bunga deposito dan tabungan konvensional menjadi daya tariknya. Imbal hasil yang lebih tinggi ini tentu saja tak akan tergerus nilai inflasi karena return reksa dana biasanya di atas inflasi.

Selain daya tarik return ini, kemudahan dalam investasinya juga jadi alasan jenis investasi ini cocok untuk pemula. Saat ini investasi reksa dana sudah serba online berbasis aplikasi, semisal dengan platform IPOTFund besutan Indo Premier Sekuritas yang sudah terintegrasi dalam aplikasi IPOT.

Kemudahan ini membuat investasi reksa dana bisa dilakukan sembari duduk manis, karena setelah reksa dana dibeli investor tinggal menunggu hasil kinerja Manajer Investasi yang mengelolanya. Dalam hal ini, investor pemula juga nggal perlu wawasan tentang pasar secara mendalam kayak saham.

Selanjutnya dari sisi modal, investasi reksa dana juga sudah sangat terjangkau. Dengan modal awal Rp100.000 saja pemula sudah bisa memulai investasi. Jangan dilihat nominalnya, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.

Nah, itu tadi sejumlah keuntungan investasi reksa dana yang umum diketahui. Di luar ini, tentu saja masih ada sejumlah keuntungan yang tak banyak diketahui investor pemula. Berikut ini 3 keuntungan investasi reksa dana yang tak banyak diketahui khalayak umum:

1. Reksa Dana Itu Sangat Likuid

Salah satu pertimbangan yang sebaiknya diperhatikan investor pemula selain return (imbal hasil) adalah sisi likuiditasnya. Terbukti, reksa dana alah instrumen investasi yang memiliki tingkat likuidtas tinggi. Reksa dana bisa dengan mudah dijadikan hard cash. Jenis reksa dana tertentu bahkan bisa dijadikan hard cash T+1 setelah menjualnya. Pencairan mudah dilakukan yang tentu saja bergantung pada jenis reksa dananya.

2. Tidak Ada Tiering Atas Imbal Hasil

Return (imbal hasil) yang didapatkan investor reksa dana, baik itu investor retail maupun institusi, sama-sama memiliki kesempatan untuk mendapatkan persentase imbal hasil yang sama. Return di reksa dana tidak dibeda-bedakan untuk investor dengan modal gede maupun terbatas.

3. Penghasilan Bebas Pajak

Reksa dana adalah jenis investasi yang tidak dikenakan pajak secara langsung atas hasil keuntungannya sebagaimana diatur dalam UU PPh Pasal 4 Ayat 3i. Berdasarkan penghitungan NAB, pajak menjadi salah satu kewajiban Manajer Investasi (MI). Berdasarkan UU PPh dijelaskan reksa dana atau pemegang unit penyertaan termasuk bukan objek pajak. Reksa dana dapat dikatakan sebagai satu-satunya investasi yang tidak dikenakan pajak secara langsung atas hasil keuntungannya.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

3 Prinsip Pengelolaan Reksa Dana Syariah

Seluk-Beluk Investasi Saham Syariah

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Duka Menyapa Dunia Sepak Bola Indonesia

Image

Klub-klub Liga Inggris Sampaikan Belasungkawa Atas Tragedi Stadion Kanjuruhan

Image

Sepakat, TNI-Polri Kuat dan Tangguh Jaminan NKRI

Image

Kakanwil Kemenkumham Sumsel Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di LPKA Palembang

Image

Kakanwil Kemenkumham Sumsel Hadiri Rakernis Fungsi Reserse Narkoba Polda Sumsel

Image

Cara Membeli Antivirus Resmi SMADAV Pro

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image