Mulai Investasi Reksa Dana, Jangan Bag-big-bug Langsung Hajar

Image
Dhea Anggraini
Gaya Hidup | Friday, 12 Aug 2022, 17:18 WIB

Meski reksa dana jadi pilihan pertama bagi pemula yang ingin memulai investasi di pasar modal, tapi tidak sekonyong-konyong langsung masuk begitu saja alias bag big bug beli reksa danananya.

Keputusan yang demikian ini sangat tidak dianjurkan. Bagaimana pun yang namanya investasi perlu dikenali benar-benar produknya biar hasil ikhtiar investasinya optimal.

Tak kenal maka tak sayang dan tidak membeli kucing dalam karung berlaku dalam hal ini. Produk yang ingin dibeli perlu dikenal baik-baik yakni dengan membaca secara komprehensif yang namanya prospektus.

Prospektus isinya banyak dan detail mulai dari pembentukan reksa dana, formulir pembelian unit penyertaan reksa dana, likuidasi reksa dana, informasi mengenai Manajer Investasi, informasi Bank Kustodian yang jadi tempat menyimpan uang para nasabah reksa dana tersebut.

Selanjutnya, prospektus juga memuat kewajiban dan hak investor, informasi risiko dan kebijakan pengelolaan dana reksa dana, termasuk biaya-biaya yang dikenakan misal biaya pembelian, biaya penjualan, biaya pengalihan, dan biaya lainnya. Semua ditampilkan secara komprehensif.

Karena tebal, biasanya calon investor enggan untuk membaca dan mempelajarinya. Melihat kenyataan yang demikian ini maka dimunculkan versi ringkasnya yang benar-benar ringkas hanya 1-2 halaman bernama fund fact sheet.

Fund fact sheet ini ringkasan produk reksa dana. Berbeda dengan prospektus yang isinya tebal alias berhalaman-halaman, fund fact sheet ini justru hanya 1- 2 halaman saja.

Meski ringkas, tapi informasi yang ada di dalamnya sudah cukup untuk mengetahui produk reksa dana tersebut. Apa saja yang lantas diringkas dan dimasukkan ke dalam yang namanya fund fact sheet?

Selain informasi jumlah dana kelolaan dan unit penyertaan, dimana investor dapat mengetahui Nilai Aktiva Bersih dan Unit Penyertaan pada akhir bulan lalu, ada juga informasi harga dan kinerja reksa dana dalam 1 bulan, 3 bulan, year to date, 1 tahun, 3 tahun dan sejak penerbitan (since inception).

Selanjutnya dalam fund fact sheet disajikan informasi pembanding kinerja atau performance benchmarking antara produk reksa dana dengan suatu indeks hingga informasi portofolio reksa dana yang berisi mengenai alokasi aset dalam portofolio.

Isi dari fund fact sheet ini sudah cukup untuk mengenal produk reksa dana sehingga bisa membuat keputusan tepat dalam memilih suatu produk reksa danan.

Setelah memiliki pilihan, investor tinggal mentransaksikannya. Toh, investasi reksa dana saat ini sudah sangat mudah dan terjangkau, semisal melalui supermarket reksa dana bernama IPOTFund yang sudah terintegrasi di aplikasi IPOT.

Transaksi reksa dana di IPOtFund besutan Indo Premier Sekuritas ini sangat terjangkau. Dengan modal awal Rp100.000 saja sudah bisa memulai investasi reksa dana alias nggak kayak di masa lalu harus dengan modal jutaan.

Keterjangkauan ini membuka kesempatan dan peluang bagi pemula dengan modal terbatas untuk menikmati manfaat reksa dana. Reksa dana pun bisa dinikmati semua kalangan.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

3 Prinsip Pengelolaan Reksa Dana Syariah

Seluk-Beluk Investasi Saham Syariah

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Perkuat softskills dan hardskills mahasiswa, Uhamka laksanakan kuliah umum tahun ajaran 2022-2023

Image

Sambut 33 Taruna Poltekip 53 Gelombang 3, Rajawali Lapas Karanganyar berikan Pengarahan

Image

Saka Taruna Bumi Lapas Pemuda Plantungan Sebagai Sarana pembinaan WBP

Image

Apel Pagi, Kepala LPKA Kelas I Palembang Kemenkumham Sumsel Ingatkan Pentingnya Jaga Integritas

Image

Ilmu Komunikasi Umsida Asah Kesiapan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja Lewat Uji Kompetensi Profesi

Image

5 Rekomendasi Restoran dengan Pemandangan Terindah di Sentul, Bogor

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image