Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Lapas Permisan Nusakambangan

Dahsyat! Dulu Teroris, Sekarang Jadi Budidaya Sayuran Hidroponik

Info Terkini | Wednesday, 10 Aug 2022, 11:35 WIB

NUSAKAMBANGAN-LAPAS KELAS IIA PERMISAN

Rabu, 10 Agustus 2022 Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Permisan Nusakambangan Kanwil Kemenkumham Jateng, menindaklanjuti pelatihan budidaya sayuran hidroponik. Empat Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Permisan menyemai bibit pada media tanam.

Kegiatan tersebut merupakan Tindak lanjut dari pelatihan budidaya sayuran hidroponik, 4 Warga Binaan Pemasyarakatan yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut adalah WBP dengan kasus terorisme.

Sayuran hidroponik adalah sayuran yang tumbuh dengan bantuan cairan yang mengandung mineral yang diperlukan oleh sayuran untuk tumbuh.Berbeda dengan sayur lainnya yang membutuhkan tanah untuk tumbuh, sayur hidroponik hanya membutuhkan air bermineral untuk tumbuh. Air yang digunakan untuk menanam sayuran ini pun dapat didaur ulang.

Lapas Permisan Memberikan Fasilitas kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan agar mereka dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang memberikan dampak positif kepada mereka, Seperti contoh nya fasilitas untuk menanam tanaman Hidroponik .

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dan meningkatkan lingkungan yang ASRI ( Aman, Sehat, Rapi dan Indah ) di Lapas Kelas IIA Permisan Nusakambangan.

#kemenkumhamri

#kemenkumhamjateng

#kumhampasti

#lapaspermisanNK

#Ayuspahruddin

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image