Mengambil Pelajaran dari Khittah Santri

Image
irman muhammad ridwan
Agama | Tuesday, 02 Aug 2022, 13:53 WIB
Mengambil Pelajaran dari Khittah Santri

Mengambil dari Pelajaran Kepada Khittah Santri

Santri adalah orang yang menimba ilmu di pesantren, mereka dengan penuh semangat, qonaah, mandiri, tawadhu, taat ibadah, sopan, santun, hormat, ikhlas, dan karakter positif yang lainnya selama mengemban ilmu di pesantren ada hikmah atau pelajaran dengan khittah santri.

Kata santri mengutip dari wikipedia adalah siswa yang berada di pesantren. Santri adalah seseorang yang mencari ilmu agama di pesantren. Sementara dalam KBBI arti kata santri seseorang yang menuntut ilmu agama islam serta mendalaminya. Arti lainnya adalah orang yang beribadah dengan sungguh-sungguh. Santri adalah orang yang menuntut ilmu di pesantren dengan mendalami ilmu agama islam dengan sunggu-sungguh serta taat dalam beribadah.

Sementara khittah adalah pedoman atau dasar dan dijadikan acuan dalam kehidupan serta pedoman perjuangan dalam mencapai tujuan. Sementara Khittah santri adalah pedoman atau asas kehidupan sebagai perjuangan dalam mencari ilmu agama islam mencapai tujuan kebahagian dunia dan akhirat.

Seseorang yang pernah menuntu ilmu di pesantren pernah mengalami kehidupan sebagai santri. Jauh dari orang tua, mengekang nafsu kehidupan, hidup qonaah, bersungguh-sungguh, kemandirian, tawadhu, belajar taat ibabah, hormat kepada guru salah satu kehidupan santri dalam menuntut ilmu di pesantren.

Seorang santri harus mempelajari dulu kitab Ta’lim Muta’alim . Kitab Ta’lim muta’alim mengajarkan bagaimana tatacara belajar, menghormati guru, Akhlak, sopan santun dalam belajar, hidup qonaah, sungguh-sungguh, dan hikmah yang lainnya dalam kitab yang dikarang oleh Syaikh Al-jarnuji sebagai dasar atau pedoaman dalam menuntun ilmu sebagai santri di pesantren.

Presiden Joko Widodo meresmikan dan menetapkan bahwa tanggal 22 oktober dijadikan sebagai hari santri nasional merupakan penghargaan khusus bagi santri sebagai resolusi jihad atas kemerdekaan Indonesia perjuangan kemerdekaan Indonesia adalah perjuangan bangsa Indonesia terutama kiyai dan para santri.

Apa saja hikmah pelajaran dari santri dalam kehidupan menuntut ilmu di pesantren dengan kembali kepada khittah santri?

1. Niat

Niat yang benar harus dimiliki oleh para santri dalam mencari ilmu agama islam. Niat yang lurus karena Allah SWT insyaallah akan membuahkan hasil dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

2. Sabar

Sabar adalah modal utama sebagai santri. Sesuai dalam Alquran dalam surat albaqarah:153

“ Hai orang-orang yang beriman, mohon pertolongan kepada Allah dengan sabar dan salat. Sesungguhnya Allah SWT bersama orang yang sabar”

Santri harus dituntut sabar dalam mencari ilmu agama. Salat menjadikan kewajiban bagi santri tidak pernah ketinggalan terutama salat wajib. Sabar dan salat dijadikan dasar dalam mencari ilmu agama. Sabar dibagi dalam tiga. Sabar dalam ketaatan, sabar tidak menjauhi maksiat dan sabar dalam ujian atau musibah. Santri dituntut melaksanakan kegiatan pesantren dengan patuh dengan melakukan ketaatan kepada Allah SWT dan melakukan sunah-sunah Rasulullah Saw, santri harus bisa menjaga diri, marwah pesantren dengan tidak mencoreng nama baik dirinya, keluarga begitu juga pesantren dan santri harus tahan ujian pada dirinya dengan sabar.

3. Sungguh-sungguh

Santri harus sungguh-sungguh dalam belajar atau menuntut ilmu agama islam dengan segala mengikuti kegiatan pesantren seperti pengajian, sorogan, muhadhoroh dan kegiatan lainnya. Dengan sunggu-sungguh akan berhasil, pribahasa yang melekat dalam lingkungan pesantren supaya memberikan semangat pada santri“man jada wajada”

4. Qhona’ah

Qhona’ah adalah hidup apa adanya. Qona’ah sudah melekat dalam diri santri kehidupan apa adanya dengan bersyukur kepada Allah SWT masih bisa diberi kesempatan mencari ilmu. Pembelajaran qonaah pada santri sudah menjadi kebiasaan karena kehidupan santri tidak bisa disamakan dengan kehidupan diluar dan dirumah yang serba ada.

5. Kejujuran

Kejujuran adalah modal utama seorang santri. Kejujuran adalah modal utama meraih ilmu yang bermanfaat dunia dan akhirat. Kejujuran bagi santri adalah belajar agama dengan benar.

6. Khidmat terhadap guru

Khidmat terhadap guru atau kyai adalah modal utama bagi santri untuk mendapatkan keberkahan ilmu. Dengan khidmat kepada guru berkeinginan mendapatkan doa dari guru. Khidmat dalam KBBI adalah hormat atau takzim. Khidmat akan menimbulkan rasa hormat, sopan dan santun jauh dari sifat kesombongan dalam diri.

7. Tawadhu

Santri harus mempunyai sifat tawadhu rendah hati. Sifat rendah hati salahsatu dari sifat seorang santri. Ketika santri sudah menguasai ilmu diharapkan harus mempunyai sifat tawadhu rendah hati. Rendah hati akan menjauhkan dari sifat sombong. Rendah hati dianjurkan kalau rendah diri tidak diperbolehkan. Rendah diri sikap yang tidak boleh bagi santri. Rendah diri artinya merendahkan diri sendiri.

Demikianlah pemaparan mengenai kembali kepada khittah santri bagi yang pernah mondok atau yang belum pernah mondok banyak sekali dari sifat dan sikap seorang santri yang perlu kita ambil hikmahnya.

Penulis: Irman Muhamad Ridwan, SHI, MPdi

Pemeharti Pendidikan dan Keagamaan

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

APBN 2022 Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Image

OPTIMALISASI TUMBUH KEMBANG ANAK MELALUI PEMBENTUKAN KADER SMART CEGAH STUNTING DI DESA MANGGIHAN

Image

SMPN 1 Padalarang Salurkan Tanda Kasih Kepada Korban Gempa Cianjur

Image

Sejarah Penamaan Pada Hari Jumat dan Anjuran Salat Wajib bagi Laki-laki Muslim

Image

ANGGARAN PENDIDIKAN DI INDONESIA YANG BELUM BISA DI KATAKAN TEPAT SASARAN

Image

Manfaat Memasak Bersama Anak

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image