Mantan PSK, Menikah Tanpa Restu Orang Tua

Image
yan osmana
Curhat | Thursday, 28 Jul 2022, 12:49 WIB

Menikah Tanpa Restu Orang Tua

Langit Seakan Runtuh, Menimpa Kepalaku

" Bagaimana saksi? Sah.!!! Alhamdulilah"

Plong rasanya hatiku. Yang Sekarang sah dan resmi menjadi istri orang yang aku cintai dan mencitaiku sepenuh hati.

Keberanian ku, meninggalkan dunia prostitusi online. Dan memilih segera menikah dengan kekasihku, semata-mata takut akan murka Alloh SWT.

Selain itu juga, karena keikhlasan kekasihku ini, yang berani menuntuku degan sepenuh hati hijrah menuju ke kehidupan normal.

Dia sudah tahu semua betapa gemerlapnya duniaku saat menjadi PSK online, tiap saat tiap jam berlimpahan materi.Tapi teramat murahan dalam segi kehormatan. Dan perlu diketahui, dan patut dicontoh. Semenjak dia menjalin menjalin kasih dengan ku, selama 3 tahun kebelakang. Kekasihku, belum pernah menjamah sesenti pun kemolekan tubuhku serta liang kenikmatanku. Hebat bukan!!!

Padahal dia sangat tahu, betapa mudahnya para pelangganku, menjamah keindahan setiap lekuk tubuhku hingga area sensitifku.

Dan sekarang aku bisa berucap. Alhamdulilah ya Alloh, dia kini menjadi imamku, untuk menuju jannah mu. Dia Orang yang begitu baik, berpendidikan, sukses karir dan usaha serta punya ilmu agama yang kuat.

Indah nian perjalanan hidupku. Tapi yang harus kalian tahu. Pada titik tertentu hidupku terasa hancur lebur, seraya mati terus menerus dirajam badik. Di Saat proses ijab kabul, Dimana, mayoritas keluarga dan teman-temanya tidak merstui maupun rela. Aku menikah dengannya, dengan sorot mata tajam penuh kemarahan dan rasa jijik begitu dalam. Mereka menyaksikan prosesi ijab kabul itu, usai acara, derita ku pun semakin menjadi-jadi, sebab, gumaman celotehan dan sindiran. akan guna-guna terus terdengar di telingaku.

Ouh ini kah balasan mu tuhan, atas segala perbuata ku, rintihku dalam hati. Tuhan kenapa Engkau Hanya memberikan sepersekian detik saja, aku merasakan kebahagian dunia. Selebihnya sebuah kematian raga serta batin. Ouwhh Tuhan !!!

Aku pun hanya bisa mengurung diri dikamar. Tanpa mau diajak keluar oleh suamiku. " Semoga engkau tahu derita ku sayang. Walaupun aku sendiri tahu deritamu sejak awal hubungan kita. Engkau orang baik suamiku. Semoga derita ini cepat berlalu".

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Praktisi ngudud ngopi terus moci

Getirnya Cinta PSK

Tolong, Saya Lagi belajar Qonaah

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Hut Pramuka Ke-61 dengan Kegiatan Jambore Ranting

Image

Taklukkan Gunung Tertinggi se-Jateng, 4 ASN Rutan Banjarnegara Kibarkan Bendera Merah Putih

Image

Gaza Kembali Diserang, Pantaskah Negeri Muslim Normalisasi dengan Israel?

Image

Dampak Jangka Panjang Pandemi Covid Terhadap APBN Melalui Reviu Program Pemulihan Ekonomi

Image

Giat Fun Bike dan Virtual Run dalam Rangka Menyambut HDKD ke-77

Image

Lakukan Kampanye Sosial, Awardee IISMA 2022 Angkat Isu SDGs

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image