Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Muhammad Yazid

Tiga Kiat Wakil Wali Kota Jakbar untuk Proteksi Anak dari Konten Negatif

Edukasi | Sunday, 24 Jul 2022, 16:12 WIB
Penggunaan gawai pada anak perlu dipantau oleh orang tua agar si buah hati terhindar dari paparan konten negatif.

JAKARTA - Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi belakangan ibarat dua sisi mata pisau. Semua kemudahan dan apa-apa yang dibutuhkan akan dapat ditemukan dari fasilitas internet, namun kehadiran teknologi digital juga bisa menjadi ancaman baru, khususnya bahaya konten negatif bagi anak-anak.

Oleh sebab itu, dalam menyambut Hari Anak Nasional (HAN) 2022, perlu ditingkatkan kesadaran orang tua maupun para pemangku kepentingan untuk mampu memproteksi sekaligus melindungi anak dari bahaya internet dan media sosial. Selain itu, teknologi digital harus dapat ditempatkan dalam posisi yang tepat bagi anak-anak, yakni membantu perkembangan pendidikannya.

Iin Muthmainnah, Plt Wakil Wali Kota sekaligus Sekretaris Kota Jakarta Barat mengatakan, sedikitnya ada tiga upaya dan intervensi yang dapat dilakukan untuk membantu pendidikan anak di era digital. "Pertama harus dilakukan mulai dari kepedulian dan perhatian orang tua sebagai pendidik awal dan utama bagi anak-anaknya," ujar dia sebagaiman dikutip dari situs Rambukota.Com, Sabtu (23/7/2022).

 

Selanjutnya, adanya dukungan dari lingkungan sekolah maupun sosialnya untuk memberikan teladan, etika dan contoh yang baik bagi anak-anak. Pasalnya, anak merupakan peniru yang baik sehingga perlu diberikan contoh bagaimana cara penggunaan gawai atau gadget yang bijak untuk pengguna seusianya.

Ketiga, menurut Iin, transformasi teknologi digital yang telah merangsek ke semua lini kehidupan masyarakat tidak mungkin dibatasi. Sehingga, orang tua harus terus memantau anak-anak dalam bermain gawai sehingga paparan negatif bisa terhindarkan.

"Di era globalisasi pada media tekhnologi ini, kita tidak mungkin membatasi informasi yang masuk. Tapi, yang bisa dilakukan memfilter informasi yang tepat untuk anak-anak," ujar mantan Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda Provinsi DKI Jakarta tersebut.

Iin menambahkan, masa kanak-kanak harus diberikan ruang dan kesempatan yang tepat sesuai dengan tahapan usia. Sejumlah upaya yang tengah dilakukan pemerintah misalnya optimalisasi ruang terbuka hijau untuk mendorong banyaknya aktivitas fisik anak-anak ketimbang bermain gawai.

Sementara, Presiden Joko Widodo menggelar peringatan HAN 2022 dengan bermain sulap bersama anak-anak di Taman Teijsmann, Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut , Jokowi berpesan kepada anak-anak Indonesia untuk rajin belajar dan tidak lupa menjaga kesehatan di masa pandemi Covid dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan utamanya memakai masker.

“Belajar terus ya, belajar, belajar. Jangan lupa berdoa, sembahyang, salat. Ketiga jaga kesehatan, jangan lupa pakai masker di manapun karena COVID-19 sekarang ini masih ada,” kata Jokowi dalam situs Sekretaris Kabinet.

Sumber :

HAN 2022, Mari Bersama Jaga Anak dari Serangan Konten Negatif Internet (Rambukota.com)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image