Bagaimana Menebus Kesalahan terhadap Orang Tua yang Sudah Meninggal

Image
Bungomedia Official
Edukasi | Thursday, 07 Jul 2022, 01:39 WIB

Sahabat Bungomedia Official yang kami hormati, Sebagai seorang anak kita semua memiliki kewajiban taat terhadap mereka selaku orang tua kita,oleh karena itu kita semua wajib mengikuti segala perintah serta larangan yang mereka katakan.

Bagaimana Menebus Kesalahan terhadap Orang Tua yang Sudah Meninggal

Baik itu dari zaman para nabi maupun dizaman sekarang tidak ada perubahan hukum secara syariat, karena di dalam Al-Quran Surah Al-Isra ayat 23 Allah Subhaanahu wa ta'ala berfirman yang artinya sebagai berikut:

Saking pentingnya birrul walidain atau berbakti kepada kedua orang tua Allah memosisikannya sebagai amal saleh kedua setelah beribadah kepadanya sebagaimana ayat di atas.

Nah lalu bagaimana dengan pertanyaan di atas, ketika anak merasa berdosa karena kurang maksimal dalam berbakti kepada ayahnya? Adakah cara tertentu untuk menebus kesalahan terhadap orang tua yang sudah meninggal?

Berbakti kepada orang tua tidak mengenal batas, apakah orang tua masih hidup atau sudah meninggal.

Baja juga: Katanya Ikhlas Koq Berharap Kembali

Demikian pula meminta ridha, kerelaan, membahagiakan orang tua tetap bisa dilakukan meskipun mereka telah meninggal.

Suatu kali ada pernah ditanyakan kepada Imam Abul Laits as-Samarqandi (333-373 H), pakar fiqih Hanafi, ahli hadits sekaligus sosok ulama sufi asal Samarkand, Uzbekistan sekarang, andaikan ada kedua orang tua yang wafat dalam kondisi murka terhadap anaknya, apakah anaknya tersebut dapat meminta ridhanya?

Imam Abul Laits menjawab bahwa anak itu masih dapat membuat kedua orang tua meridhainya dengan tiga hal.

Pertama, anak tersebut menjadi orang yang saleh.
Kedua, menyambung silaturrahim terhadap kerabat dan teman-teman karib kedua orang tuanya.
Ketiga, memohonkan ampunan, mendoakan, dan sedekah atas nama mereka.

Imam Abul Laits menekankan, meskipun semuanya baik dan dapat membuat kedua orang tua yang telah wafat meridhai anaknya, namun yang paling penting adalah yang pertama, yaitu si anak berupaya secara sungguh-sungguh menjadi orang yang shaleh. Sebab tidak ada yang paling membahagiakan orang tua yang sudah wafat daripada kesalehan dari si anak sendiri.

Kembali pada pertanyaan, adakah cara tertentu untuk menebus kesalahan terhadap orang tua yang sudah meninggal?

Maka jawabannya adalah ada yaitu:

(1) berusaha menjadi pribadi yang saleh;
(2) menyambung silaturrahim terhadap kerabat dan teman karib kedua orang tua;
(3) memohonkan ampunan, mendoakan, dan sedekah atas nama mereka.

Namun dari ketiga cara ini yang paling utama adalah yang pertama, yaitu anak berusaha secara sungguh-sungguh untuk semakin menjadi pribadi yang saleh, semakin saleh, dan semakin saleh.

Wallahu 'alam bissowab (msp)

Baca lainnya : Mengenal Lebih Dekat Tentang Keutamaan Memakmurkan Masjid

Baca juga: Ancaman Bagi yang Memakan Harta Anak Yatim

Jangan lupa Follow tulisan kami untuk mendapatkan pemberitahuan terbaru dari channel ini.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Kelahiran Lampung dan Menjadi Pengurus Yayasan Pendidikan Hingga saat, Jangan Lupa Follow ya

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Hakikat Kemerdekaan

Image

Meriahkan HDKD ke-77, Kepala Rutan Kelas IIB Majene Gelar Sepeda Santai Bersama Pegawai dan DWP

Image

Abonie Digital Music, Distributor Musik Terkemuka Asal Riau

Image

Kompak! Pegawai Rutan Kudus Ikuti Virtual Run 7,7 KM

Image

Mp3 Juice: Free Download Musik Tanpa Batas 2022 Cepat Sekaligus Mudah

Image

Savefrom Net : Cara Mudah Anti Ribet Download Mp4 Dan Mp3 Youtube Tanpa Aplikasi Plus Gratis Disini

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image