Periodesasi Sastra Angkatan Reformasi

Image
Elsa Ratna Wulandari
Sastra | Wednesday, 22 Jun 2022, 18:03 WIB

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian Reformasi adalah suatu perubahan yang terjadi secara drastis dimana tujuannya adalah untuk perbaikan di bidang sosial, politik, agama, dan ekonomi, dalam suatu masyarakat atau negara. Sedangkan, pengertian Reformasi secara umum berarti perubahan terhadap suatu sistem yang telah ada pada suatu masa. Di Indonesia pernah mengalami Reformasi. Penyebab terjadinya Reformasi biasanya karena krisis ekonomi dan berkurangnya kepercayaan masyarakat Indonesia kepada pemerintah karena pemerintah tidak memihak adanya kepentingan rakyat. Hal ini terjadi pada masa Orde Baru hingga lahirnya masa Reformasi.

Munculnya angkatan reformasi ditandai dengan banyaknya karya sastra seperti puisi, cerita pendek, maupun novel yang bertema sosial politik dan seputar reformasi. Para sastrawan pada masa ini mencerminkan keadaan sosial dan politik yang terjadi pada tahun 1990-an. Para sastrawan itu diantaranya Rendra, Taufik Ismail, Seno Gumira Ajidarma, Joko Pinurbo, Widji Thukul, Ahmadun Yosi Herfanda, Acep Zamzam Noer, dan lainnya. Adapun karya yang terkenal pada masa ini adalah novel Saman karya Ayu, Utami, Supernova 1: Kesatria, Putri, & Bintang Jatuh karya Dewi Lestar, dan sebagainya.

Adapun peristiwa penting angakatan reformasi pada masa itu:

1. Terbitnya Jurnal Cerpen (2002), oleh Joni Ariadinata, dkk.

2. Lomba Sayembara Menulis Novel, Dewan Kesenian Jakarta (2003).

3. Festival Seni Surabaya (2005).

4. Kongres cerpen yang dilaksanakan secara berkala 2 tahun sekali. Kongres ini berhasil mengangkat citra cerpen secara lebih terhormat. Kegiatan ini sekaligus untuk menyosialisasikan keberadaan cerpen sebagai bagian dari kegiatan kesusastraan yang penting.

5. Munculnya Cyber Sastra. Yang muncul sejak adanya teknologi informasi yang mampu menjadi wadah temuan-temuan baru. Sastra cyber memberikan gaya baru dalam memfasilitasi sastrawan berkreativitas. Kemajuan sastra cyber memungkinkan pengguna-pengguna komputer dan gawai untuk memanfaatkan media internet secara bebas dan tidak terbatas. Selain itu, sastra cyber yang hadir seiriang dengan perkembangan komputer, muncul pada akhir tahun 1980-an, yaitu berbentuk fiksi hypertext dan hyperlink yang digunakan untuk menghubungkan cerita.

Referensi:

Mahayana, Maman S. 2005. 9 Jawaban Sastra Indonesia. Bening Publishing: Jakarta Timur.

Ricklefs, M.C. (1991). A History of Modern Indonesia 1200-2004. London: MacMillan.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Lapas Muaradua Sosialisasikan Layanan Kunjungan dan Pembinaan dari Pihak Luar Kepada WBP

Image

LP Narkotika Samarinda Hapus Buta Huruf Pada WBP Dengan Belajar Membaca

Image

Jika Belum Mampu Berkurban Setiap Tahun, Berkurbanlah Setiap Minggu

Image

Mengenal Lebih Dekat Tentang Keutamaan Memakmurkan Masjid

Image

Menepis Kerinduan, KYM Menggelar Acara Seseruan

Image

PEMBINAAN JASMANI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEBUGARAN WBP

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image