Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Achmad Fajar Hidayat

Dampak Negatif Kebiasaan Begadang Pada Mahasiswa dan Cara Meminimalisirnya

Gaya Hidup | Tuesday, 21 Jun 2022, 18:11 WIB

Di masa perkuliahan, kehidupan sebagai mahasiswa identik dengan padatnya kegiatan dan banyaknya tugas. Berbagai macam kesibukan yang dijalani mahasiswa, seperti mengikuti kepanitiaan acara dan magang, praktikum setiap minggunya, hingga bekerja sambilan demi memenuhi kebutuhan ekonomi. Berbagai macam kegiatan tersebut menyebabkan mahasiswa sering beraktivitas hingga mengurangi waktu istirahat malam mereka dan tidak jarang dari mereka hingga begadang.

Hampir seluruh mahasiswa menganggap bahwa begadang merupakan hal yang wajar. Dengan alasan banyaknya tugas, rapat organisasi, dan lain sebagainya menyebabkan mereka menggunakan waktu istirahat malam untuk mengerjakan tugas. Seringnya begadang yang dilakukan oleh mahasiswa menyebabkan banyak dari mereka yang merasa bahwa begadang adalah hal yang tidak terhidarkan pada masa perkuliahan. Namun, tahukah anda bagaimana begadang dapat berakibat negatif pada tubuh?.

Efek negatif dari begadang sangatlah beragam dan akan bertambah buruk apabila begadang dilakukan jangka waktu yang lama. Gejala yang sering terjadi di awal keseringan begadang adalah susahnya berkonsentrasi, mudah lupa, hingga meningkatkan risiko gangguan mental. Dampak tersebut pasti akan sangat berdampak bagi kelangsungan proses studi mahasiswa. Efek tersebut akan bertambah buruk bagi tubuh apabila begadang dilakukan dalam jangka yang lama dan dapat menyebabkan obesitas, penuaan dini, hingga peningkatan risiko kanker. Dampak negatif tersebut sudah jelas merugikan. Namun, bagaimana dengan mahasiswa yang dimana sering dan terpaksa begadang? apakah ada cara untuk meminimalisir dampak negatif tersebut?.

Terdapat beberapa cara untuk meminimalisir dampak dari begadang. Yang pertama adalah meningkatkan stamina dengan meluangkan waktu untuk berolahraga ringan setidaknya dua kali dalam seminggu. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga imun tubuh sehingga tubuh tidak mudah sakit selama masa begadang. Yang kedua adalah meluangkan waktu untuk tidur siang dan tidur sejenak setelah begadang. Tidur tersebut bertujuan untuk mengganti waktu istirahat yang terpakai untuk begadang.

Yang ketiga adalah menjaga pola makan, mengkonsumsi vitamin, dan kurangi konsumsi junk food. Begadang memang menyebabkan pola tidur berubah, tetapi jangan sampai pola makan anda berantakan. Tetap jaga pola makan anda agar tidak menimbulkan dampak negatif seperti lemas, darah rendah, hingga asam lambung yang justru akan mengganggu proses perkuliahan. Yang terakhir adalah memberi jeda hari pada begadang. Jangan begadang setiap hari dan berilah jeda 1 hingga 2 hari apabila memungkinkan. Jeda tersebut bertujuan agar memberi kesempatan bagi tubuh untuk istirahat pada waktu yang normal dan mengembalikan kondisi tubuh anda seperti sedia kala.

Berikut tadi merupakan beberapa cara untuk mengurangi dampak negatif begadang untuk mahasiswa. Meski demikian, anda disarankan agar tidak sering begadang. Batasi dengan bijak jumlah kegiatan yang anda ikuti, maksimalkan waktu dengan tidak menunda-nunda tugas yang ada. Mempersiapkan diri agar menjadi individu yang berkualitas memang penting, namun tetap jaga kesehatan anda selama proses itu karena menyempurnakan proses lebih penting dari mengejar target dengan memaksakan diri.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image