Saham Syariah Sudah Difatwakan, Investasi Pun Jadi Tenang

Image
Dhea Anggraini
Gaya Hidup | Friday, 15 Oct 2021, 16:57 WIB

Investasi saham syariah hanya bisa dilakukan di sekuritas yang memiliki Sistem Online Trading Syariah (SOTS). Salah satu sekuritas yang terdepan dalam SOTS adalah Indo Premier Sekuritas yang melahirkan IPOTSyariah.

IPOT Syariah adalah aplikasi online trading syariah pertama di Indonesia yang telah mendapat sertifikasi dari Dewan Syariah Nasional (DSN) dan dikhususkan untuk transaksi saham yang masuk dalam Daftar Efek Syariah (DES).

Sertifikasi dari DSN merupakan jaminan bahwa transaksi saham online yang dilakukan melalui IPOT Syariah telah sesuai prinsip-prinsip syariah dalam Islam sehingga investor bisa aman dan tenang dalan investasinya.

Ketenangan dalam investasi saham syariah tentu saja karena di baliknya ada fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) yang memberikan dampak positif sehingga masyarakat makin yakin dan percaya diri dalam mengambil keputusan menjadi investor. Keyakinana kalau investasi saham syariah memenuhi prinsip dalam Islam semakin besar.

Khusus untuk investasi saham syariah, pada 2011 lalu DSN MUI telah mengeluarkan fatwa tentang cara melakukan transaksi syariah agar sesuai dengan prinsip Islam. Fatwa tersebut DSN-MUI No.80 berisi tentang penerapan prinsip syariah dalam mekanisme perdagangan efek bersifat ekuitas di pasar reguler bursa efek. Dengan demikian, investasi saham adalah transaksi jual-beli saham yang notabene diperbolehkan secara syariah.

Lantas apa saja isi dari fatwa DSN-MUI No. 80 tersebut? Berikut ini tiga pokok isinya:

Pertama, akad yang digunakan dalam perdagangan saham syariah adalah akad bai' al-musawamah. Artinya metode tawar-menawar atau jual-beli saham syariah menggunakan harga pasar yang wajar.

Kedua, saham yang bisa ditransaksikan adalah saham yang terdaftar di Daftar Efek Syariah (DES) yang dikeluarkan OJK, tercatat di BEI atau masuk di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI).

Ketiga, agar transaksi halal atau sesuai syariah Islam maka memang harus dihindari berbagai strategi investasi yang bertentangan dengan prinsip syariah. Semua kegiatan yang diharamkan dalam investasi saham syariah itu disengaja untuk memanipulasi pasar melalui transaksi tidak wajar atau semu (gharar).

Dengan tahu dan paham lebih mendalam tentang fatwa DSN-MUI ini tentunya investasi saham syariah pun makin menjadi nyaman.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

3 Prinsip Pengelolaan Reksa Dana Syariah

Seluk-Beluk Investasi Saham Syariah

Artikel Terkait

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Cara Dapat Sertifikat Vaksinasi Standar WHO untuk Perjalanan

Image

2 Cara Transfer Pulsa Telkomsel Secara Mudah Lewat Sms dan Aplikasi

Image

GB WhatsApp Pro (Resmi) Apakah Aman?

Image

Penerapan Media Video Sebagai Perantara Pembelajaran Mawaris Di Kalangan Keluarga Islam

Image

Cara Download Lagu Mp3 Dari Youtube Secara Gratis

Image

Menambah Kecepatan Game, Apk X8 Speeder Versi Terbaru 2022 No Root

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image