Belajar Bersama Sukses Semua

Image
Sutanto
Eduaksi | Saturday, 07 Aug 2021, 21:43 WIB

Berada jauh dari pusat kota Kabupaten Bantul DIY, tidak menjadi kendala bagi MTs Negeri 3 Bantul untuk mewujudkan madrasah berkualitas. Madrasah yang beralamat di Manggung, Wukirsari Imogiri, Bantul ini terus berbenah.

Dibawah kepemimpinan Kepala Madrasah Sugeng Muhari, S.Pd.Si terus mengadakan pembenahan kearah kemajuan.

Diawali dengan uji publik Kurkulum Tingkat Satuan Pendidikan 15 Juli 2021, sekaligus menyepakati visi misi, slogan madrasah dan program unggulan.

Adapun Visi madrasah adalah Terwujudnya Generasi Islam yang Berimtak, Berbudaya dan Berprestasi serta Ramah Lingkungan atau disingkat : MATSAGA BANTUL BERAMAL

Indikator Visi: Terwujudnya proses pembelajaran yang berbasis IPTEK dan lingkungan dengan menjunjung tinggi nilai IMTAK, Terwujudnya warga madrasah dan lulusan yang berimtak dengan peningkatan kualitas ibadah sesuai dengan ajaran agama Islam. Terwujudnya warga madrasah dan lulusan yang menjunjung tinggi nilai- nilai luhur budaya bangsa, Meningkatnya prestasi akademik dan non akademik, Terwujudnya warga madrasah dan lulusan yang moderat, berdisiplin tinggi, sopan, santun, dan peduli sesama, Meningkatnya kepedulian warga madrasah terhadap pelestarian dan peningkatan kualitas lingkungan, Terwujudnya lingkungan madrasah yang rindang, hijau, bersih, sehat, indah dan nyaman.

Untuk Misinya: Melaksanakan pembinaan peningkatan keimanan dan ketaqwaan melalui keteladanan, sholat dhuhur dan dhuha bejamaah, baca Al-Quran serta kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga potensi setiap peserta didik berkembang secara optimal, Membiasakan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun), Melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa dalam kehidupan sehari-hari , Melaksanakan kegiatan bimbingan prestasi akademik siswa untuk meningkatkan kemampuan akademik dan mempersiapkan untuk mengikuti lomba bidang akademik, Melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler bidang agama, literasi, olahraga dan seni untuk meningkatkan prestasi non akademik serta mempersiapkan untuk mengikuti lomba non akademik, Melaksanakan pembinaan kedisiplinan bagi warga madrasah dengan pemberlakuan tata tertib siswa, guru dan karyawan, Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan dengan mengimplementasikan budi pekerti, pendidikan karakter bangsa, moderasi beragama dan ramah lingkungan dengan mengintegrasikannya pada setiap mata pelajaran, Memberikan pemahanan warga madrasah akan arti penting manfaat lingkungan hidup bagi manusia serta menanamkan kepedulian untuk melestarikannya, Melaksanakan kegiatan pembiasaan kepedulian terhadap kebersihan, keindahan, kesehatan, penghijauan dan kelestarian lingkungan sehinga tercipta lingkungan madrasah yang hijau , bersih, indah dan sehat (green, clean, beauty and healthy)

Sedang tujuan yang ditetapkan adalah: Peningkatan keimanan dan ketaqwaan warga madrasah, Peningkatan prestasi siswa di bidang akademik dan non akademik, Peningkatan kedisiplinan warga madrasah, Peningkatan implementasi pendidikan budaya, karakter bangsa, moderasi beragama dan ramah lingkungan di madrasah, Peningkatan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan pencegahan terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan, Menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, indah dan sehat (green, clean, beautiful and healthy).

Dalam upaya memajukan madrasah dan semakin mengokohkan eksistensinya, madrasah yang memiliki banyak peserta didik dari pondok pesantren ini mencanangkan slogan Belajar Bersama Sukses Semua untuk semua warganya.

Dalam slogan ini terkandung makna semua civitas akademika MTsN 3 Bantul harus mau belajar. Guru yang kurang menguasai satu hal bisa belajar dengan guru yang lain, atau dengan Pegawai TU. Sebaliknya Pegawai TU yang memiliki keterbatasan dalam suatu hal tidak malu untuk belajar dengan Pegawai TU lainnya atau guru.

Sedangkan siswa dikedepankan sifat kerjasama dan saling membantu bila siswa lain mengalami kesulitan. Sehingga antar siswa terjalin simbiosis mutualisme saling menguntungkan dengan saling memberi masukan, tentunya bukan dalam hal mengerjakan tugas yang sifatnya individu.

Siswa juga tak segan untuk melakukan konsultasi kepada bapak dan ibu guru tentang materi yang belum jelas. Sehingga dengan demikian akan terjadi komunikasi dua arah dan akan makin mendekatkan siswa dan guru secara pribadi. Kalau semua pihak mau belajar bersama akan dapat mencapai kesuksesan semua. Siswa dapat meraih prestasi baik akademik maupun non akademik. Guru dapat mendidik dan melayani siswa dengan inovasi-inovasinya. Pegawai TU dapat melaksanakan tugas-tugas administrasi madrasah dengan baik.

Slogan tersebut mulai disosialisasikan kepada siswa kelas 7 (siswa baru) pada saat Masa Ta`aruf Madrasah (MATSAMA), sedangkan untuk kelas 8 dan 9 melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan sistem zoom mulai Senin (19/7/2021).

Dalam upaya sosialisasi slogan tersebut, guru Seni Budaya, Sutanto langsung membuat jinggel agar slogan lebih mudah diingat.

Menurutnya, para siswa, guru maupun TU akan lebih mudah menghapalkan slogan bila dinyanyikan. Berdasar pemikiran itu, Sutanto melantunkan slogan tersebut dalam sebuah melodi yang indah didengar, mudah dinyanyikan.

Adapun program yang menjadi unggulan: pertama, KETAM (Kelas Tahfidz Matsaga) tiap jenjang dibuka 1 kelas Tahfidz. Adapun target dari kelas Tahfidz adalah siswa dapat menghafalkan minimal 3 Juz selama tiga tahun, yaitu Juz 30, Juz 1 dan Juz 2, kedua, BTKG (Batik Tulis Khas Giriloyo) membatik dijadikan ekstra wajib untuk siswa kelas 7, serta ekstra pilihan untuk kelas 8. Pengampu kegiatan ekstra batik merupakan para pengrajin batik Giriloyo, ketiga, RISMA (Riset Matsaga),melalui program ini, siswa dilatih untuk melakukan kegiatan riset, baik untuk kepentingan pembelajaran maupun kegiatan perlombaan Myres dan sejenisnya, keempat, GETER (Gelorakan Literasi), program wajib membaca buku untuk warga madrasah dengan target dua buku selama dua semester. Siswa dan guru didorong untuk menghasilkan karya berupa buku serta karya tulis lainnya. Juga dilakukan bimbingan dalam mempersiapkan siswa mengikuti loomba-lomba bidang literasi, kelima, TEMEN (Terus Mendulang Prestasi), pelaksanaan kegiatan bimbingan siswa untuk mengikuti kegiatan lomba akademik dan nonakademik, baik tingkat lokal, nasional, serta internasional. Target yang dicanangkan dalam setahun adalah 50 kejuaraan, keenam, PUMA (Publikasi Matsaga) Melakukan publikasi madrasah di media cetak maupun media online sebagai bentuk promosi / branding madrasah. Target berita dalam setahun adalah 600 buah, ketujuh, WALI (BerWawasan Lingkungan), tujuan dari program ini adalah semua warga madrasah mempunyai kepedulian dan kesadaran yang tinggi terhadap lingkungan, kedelapan, target yang dicanangkan adalah memperoleh penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2021 Tingkat Kabupaten Bantul, kedelapan, JURIMA (Jumat Ceria Bersama), bentuk kegiatannya adalah pelaksanaan senam, jalan sehat atau olahraga bersama seluruh warga madrasah. Dilaksanakan pagi hari sebelum pembelajaran dimulai, kesembilan, SERU (Sedekah Rutin), pembiasaan berinfak oleh warga madrasah. Kegiatan dilakukan setiap seminggu sekali yaitu hari Jumat dan infak incidental, kesepuluh, PTSP SIP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu SIngkat Puas), pelayanan terpadu dengan mengutamakan ketepatan, kecepatan, dan kenyaman untuk warga madrasah maupun masyarakat, kesebelas, NGABULI (Pengajian Sebulan Sekali), kegiatan pengajian untuk orang tua/wali setiap bulan sekali di madrasah. Selain itu juga mengadakan pengajian untuk Guru dan Pegawai Tu beserta keluarga setiap 40 hari sekali.

Slogan yang dibuat tidak hanya bersifat teori, namun benar-benar diterapkan di madrasah yang terkenal dengan sebutan Madrasah Hijau.

Hal itu dirasakan Narti, S.Pd yang mengampu mapel Bahasa Indonesia. Menurutnya tuntutan guru belakangan ini tidak bisa lepas harus bersinggungan dengan berbagai aplikasi. Mau tak mau gurupun harus mau belajar sesuatu yang baru agar dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan.

Sedangkan Siti Kholifatul Khasanah, S.Pd yang mengampu mapel PKn juga merasakan bahwa slogan tersebut aplikatif.

Saat PJJ dengan zoom, mau tak mau saya harus belajar dengan guru-guru muda agar lancar ketika mengisi pembelajaran, apalagi harus share materi, ujar Kholif dengan tersenyum.

Terkait dengan slogan yang baru saja dicanangkan, Wakamad Urusan Sarpra yang juga jurnalis madrasah, Isti Bandini, M.Pd meyakini bahwa dengan branding belajar bersama sukses semua, seluruh warga MTsN 3 Bantul mempunyai semangat yang tinggi dalam kegiatan pembelajaran, saling berkolaborasi dan bersinergi untuk mencapai kesuksesan semua harapan dan cita-cita baik bagi siswa, guru dan pegawai madrasah serta stake holder.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Celep RT.07 DK.02 Srigading Sanden Bantul DIY

Guru Harus Terus Belajar

Jathilan, Ikon Dusun Ceme

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Menangisi Kehilangan, Ihwal Manusia yang Posesif

Image

Tokoh-Tokoh Ahlusunnah wal Jama'ah

Image

Sejarah Terbunuhnya Husain bin Ali

Image

Mengenal Konsep Syiah Imamiyah dan Perkembangannya di Indonesia

Image

Kamu Harus Tahu, Ini Cara Mudah Menghapus Follower TikTok yang Menyebalkan

Image

Proses Konversi Golongan Syiah dan Khawarij

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image