Sebab dan Penghalang Hak Waris

Image
Muhammad Bambang
Agama | Tuesday, 03 Aug 2021, 09:03 WIB

Harta waris adalah harta yang ditinggalkan oleh seseorang karena meninggal dunia. Harta yang ditinggalkan tersebut tentunya harus tersalurkan kepada pihak-pihak yang berhak untuk menerimanya. Dalam Islam tentunya diatur secara khusus sebab penerima hak waris dan penghalang hak waris.

Berikut ini merupakan sebab-sebab seseorang menerima hak warisan :

1. Nasab (Keturunan) Berdasarkan firman Allah Taala:

Artinya : Dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris mewarisi) [Al-Ahzaab: 6]

2. Wala (Memerdekakan Budak)

Berdasarkan hadits Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma, dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda:

Artinya : Wala adalah (pertalian) daging bagaikan (pertalian) daging karena nasab (Shahih: [Shahiih al-Jaamiish Shaghiir (no. 7157)], Mustadrak al-Hakim (IV/ 341), al-Baihaqi (X/292))

3. Pernikahan Berdasarkan firman Allah Taala:

Artinya : Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggal-kan oleh isteri-isterimu [An-Nisaa: 12]

Itulah 3 penyebab seseorang menerima hak waris, dan berikut penjelasan mengenai penghalang mendapatkan hak waris.

Sedangkan untuk penghalang menerima hak warisan adalah

Pembunuhan Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dari Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda:

Artinya : Orang yang membunuh tidak memperoleh warisan. (Shahih: [Shahiih al-Jaamiish Shaghiir (no. 4436)], [Irwaa-ul Ghaliil (no. 1672)], Sunan at-Tirmidzi (III/288, no. 2192), Sunan Ibni Majah (II/883, no. 2645))

2. Perbedaan Agama Dari Usamah bin Zaid Radhiyallahu anhuma bahwa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

Artinya :Orang Islam tidak mewarisi harta orang kafir dan orang kafir tidak pula mewarisi harta orang Islam. (Muttafaq alaihi: Shahiih al-Bukhari (XII/50, no. 6764), Shahiih Muslim (III/ 1233, no. 1614), Sunan at-Tirmidzi (III/286, no. 2189), Sunan Ibni Majah (II/911, no. 2729), Sunan Abi Dawud (VIII/120, no. 2892)) 3. Perbudakan Hal ini karena seorang budak serta apa yang dimilikinya adalah kepunyaan tuannya, maka jika kerabatnya mewarisinya niscaya warisan tersebut bagi tuannya bukan yang lainnya.

Demikianlah sedikit penjelasan tentang sebab dan penghalang hak Waris, semoga bermanfaat. Aamiin. Wallahualam Bissawab

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Lainnya

Image

Covid-19 : Jadikan Pembelajaran dan Media Yang Bisa Bermakna

Image

Melepas Belenggu Pandemi

Image

Kangen Liburan

Image

Rindu Berpetualangan

Image

Pahlawan di rumah aja

Image

Kangen Piknik : Pantai Bira Nan Romantis

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image