Pranatacara Bahasa Jawa Yang Harus Dilestarikan

Image
Falah habib nurrohman
Eduaksi | Monday, 02 Aug 2021, 08:07 WIB
Foto salah satu pelestari Pranatacara atau yang biasa kenal sebagai Master Of Ceremony ( MC ) yang menggunakan Bahasa Jawa, Rusdiyanto. Hari ini, Pranatacara masih dilestarikan oleh banyak pihak walaupun mulai tergerus oleh kemajuan zaman.

Mungkin bagi kita yang tinggal di daerah sekitaran Jawa tengah,DIY, dan Jawa timur pasti tak asing dengan yang satu ini. Ya, benar, Pranatacara. Mungkin bagi yang belum tahu, Pranatacara adalah pembawa acara yang menggunakan Bahasa Jawa. Pranatacara ( Pranata adicara ) biasanya akan hadir di banyak event. Mulai dari hajatan, acara pemerintahan, lelayu, dll. Sehingga membuat Pranatacara begitu dibutuhkan masyarakat umum.

Dalam sebuah kesempatan, penulis sempat berdialog dengan seorang Pranatacara senior. Beliau adalah Bapak Rusdiyanto, beliau sudah memiliki banyak pengalaman. Beliau memulai karir sejak tahun 1986 dan masih aktif hingga sekarang. Beliau berlatih secara otodidak dan berlatih menggunakan sarana seperti radio, dan buku. Menurut beliau, cara termudah untuk menjadi Pranatacara adalah dengan mendengarkan. Karena dengan ini kita bisa mencontoh gaya bicara orang lain sebelum memiliki gaya bicara sendiri. Beliau juga bercerita, bawah beliau memiliki pengalaman yang berkesan ketika menjadi Pranatacara di Gedung Graha Sapa Pranama ( GSP ) UGM. "Kenapa berkesan ?, karena bayarnya besar " ujar beliau sambil tertawa.

Dalam muatan lokal Bahasa Jawa. Pranatacara merupakan salah satu materi yang diajarkan di sekolah - sekolah. Biasanya akan diajarkan sejak jenjang SMP/MTs sederajat. Hal ini diharapkan mampu mengenalkan Pranatacara kepada generasi muda.

Mungkin, ada yang berpikiran ada tidak ya Pranatacara muda, maka jawabannya ada. Salah satunya adalah Prastowo Budi. Prastowo yang akrab dipanggil Towo ini telah punya pengalaman menjadi Pranatacara dan sudah tampil di banyak acara. Anak muda yang satu ini berlatih dengan Pranatacara senior, salah satunya adalah Bapak Rusdiyanto.

Pranatacara adalah bagian dari Budaya Jawa. Sehingga perlu dilestarikan, mengingat fungsinya di masyarakat. Anak muda perlu berperan aktif dalam melestarikan Pranatacara ini. Sehingga kelak tidak tergerus zaman. Pemerintah juga telah berusaha memperkenalkannya lewat Mulok ( Muatan lokal ) Bahasa Jawa. Sehingga diharapkan mampu mendukung upaya untuk melestarikan keahlian Pranatacara ini.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

LITERASI DIGITAL DAN PERAN GURU SAAT PANDEMI

Image

Pagebluk dan Wajah Murung Pendidikan Indonesia

Image

Jangan Kau Beri Tahu Kepada Mereka

Image

Andai pandemi pergi, MAHASISWA KESEHATAN MEMBUTUHKAN PRAKTIKUM DI LAPANGAN BUKAN SEKADAR TEORI

Image

Enam Tip Memilih Reksa Dana Terbaik untuk Pemula, Nomor 2 Sering Disepelekan

Image

PANDEMI CORONA MEREDA SEMUA KEMBALI CERIA

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image