Merajut Mimpi Ditengah Badai

Image
Muhammad Bambang
Eduaksi | Sunday, 20 Jun 2021, 21:41 WIB

Allah Subhanahu wa Taala berfirman dalam surat Al-Baqarah :155-157

Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata Innaa lillahi wainnaailaihiraajiuun (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali). Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. [Al-Baqarah/2:155-157]

Dalam Surat Al-Baqarah : 155-157 Allah Subhanahu wa Taala telah mengabarkan bahwa Allah pasti akan menguji para hamba-Nya dengan berbagai macam ujian. Hal ini dengan tujuannya, agar jelas hamba yang mana jujur dan dusta (dalam imannya), dan mana di antara mereka yang sabar dan tidak. Hal ini tentunya merupakan hukum Allah yang berlaku bagi para hamba-Nya. Karena, apabila kesenangan itu terus menerus menyertai orang-orang beriman dan tidak ada sedikitpun ujian, maka pasti akan terjadi percampuran antara yang baik dan buruk, hal ini bisa menjadi preseden buruk bagi hamba Allah.

Namun badai yang menghampiri manusia terkadang terasa berat sekali. Seakan tidak mampu memikul beban hidup ini. Bisnis yang sudah ditekuni sekian lamanya tiba-tiba harus hancur dalam semalam, mungkin karena pandemik, musibah kebakaran, sakit atau hal lain. Namun tentunya sebagai orang beriman harus mengingat firman Allah Surat At-Taghaabun/64: 11

Artinya : Tidak ada suatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah ; dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Dan juga ingat sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, bahwasana sahabat Anas Radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda

Artinya : Sungguh, besarnya pahala setimpal dengan besarnya cobaan; dan sungguh, Allah Taala apabila mencintai suatu kaum, Allah menguji mereka (dengan cobaan). Barang siapa yang ridha maka baginya keridhaan dari Allah, sedang barang siapa yang marah maka baginya kemarahan dari Allah.

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam mengabarkan bahwa besarnya ganjaran dan banyaknya pahala itu sesuai dengan besarnya cobaan dan ujian yang terjadi pada diri seorang hamba di dunia ini apabila dia bersabar dan mengharap pahala dengannya. Dan bahwasanya di antara tanda kecintaan Allah kepada hamba-Nya adalah Dia akan memberikan cobaan kepadanya. Maka apabila hamba itu ridha dengan keputusan dan ketentuan dari Allah, mengharap pahala dan ganjaran serta berbaik sangka kepada Allah, maka Allah akan ridha dan memberikan pahala kepadanya. Akan tetapi jika ia marah dengan keputusan Allah dan berkeluh kesah dengan musibah yang menimpanya, maka Allah pun akan marah kepadanya dan akan menghukumnya

Dengan memahami firman Allah Taala dan Hadist Nabi tersebut tentunya kita tetap bisa merajut mimpi ditengah badainya menghampiri kita. Dengan bersabar atas badai yang menghampiri kita insyaallah Allah akan ganti dengan mimpi kita dengan kenyataan yang lebih baik. Maka untuk itu jangan sampai kita putus asa dari Rahmat Allah. Mari kita tetap berusaha dengan sungguh-sungguh, kita pasrahkan kepada Allah atas hasilnya. Insyaallah badai akan berlalu.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Lainnya

Image

AFI DKI Jakarta Membahas Program Kerja untuk Penguatan Prestasi dan Sosialisasi Floorball di Indones

Image

Anak Yatim dan Kesadaran Spiritual Masyarakat

Image

PERKEMBANGAN BAHASA ARAB

Image

Berbuat Baik Kepada Ibu Bapak

Image

Jathilan, Ikon Dusun Ceme

Image

Selaksa Rindu

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image