Kendala pembelajaran daring di pandemi covid 19

Image
Aldila Nugraheni
Eduaksi | Tuesday, 15 Jun 2021, 11:55 WIB

Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan SDM, keterbatasan sarana prasarana seperti laptop atau HP yang dimiliki orangtua peserta didik, kesulitan akses internet, kondisi listrik yang tidak stabil, dan keterbatasan kuota internet yang dapat disediakan oleh orangtua. Menteri pendidikan pada kegiatan Webinar Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19, yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom dan langsung dari kanal YouTube Kemendikbud RI menyatakan terdapat beberpa kendala yang dihadapi guru, orangtua, dan peserta selama PJJ setidaknya meliputi:
Guru mengalami hambatan dalam PJJ dan cenderung fokus penuntasan kurikulum.Waktu pembelajaran menjadi berkurang, sehingga guru tidak dapat memenuhi beban jam mengajarnya.Guru mengalami kesulitan komunikasi dengan orangtua sebagai pembimbing peserta didik di rumahBelum semua saran dan mampu membantu anak belajar di rumah karena ada tanggung jawab yang lain seperti urusan kerja, urusan rumah, dan sebagainya.Orang tua mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran dan memotivasi anak saat mendampingi belajar di rumah.Peserta didik mengalami kesulitan untuk konsentrasi dalam belajar dari rumah dan mengeluhkan penugasan penugasan soal dari guru.Meningkatnya rasa stres dan jenuh akibat isolasi di rumah berpotensi menimbulkan rasa cemas dan depresi bagi anak, akses ke sumber belajar yang baik karena masalah jangkauan listrik atau internet, maupun dana untuk aksesnya.Solusi yang bisa diambil antara lain mengikuti Program Guru Berbagi, Seri Bimtek Daring, dan Seri Webinar, penyediaan kuota gratis, relaksasi BOS dan BOP, Belajar dari Rumah di TVRI, belajar di radio RRI, Rumah Belajar, dan kerjasama dengan platform pembelajaran berani. . Langkah yang dapat dicapai adalah menyusun kurikulum darurat. Penyusunan kurikulum darurat menggunakan dasar hukum utama tentang Panduan Kurikulum Darurat pada Madrasah yaitu SK Dirjen Pendis Nomor 2791 Tahun 2020. Selain itu didukung juga dengan beberapa dasar hukum yang lain.
Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan SDM, keterbatasan sarana prasarana seperti laptop atau HP yang dimiliki orangtua peserta didik, kesulitan akses internet, kondisi listrik yang tidak stabil, dan keterbatasan kuota internet yang dapat disediakan oleh orangtua. Menteri pendidikan pada kegiatan Webinar Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19, yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom dan langsung dari kanal YouTube Kemendikbud RI menyatakan terdapat beberpa kendala yang dihadapi guru, orangtua, dan peserta selama PJJ setidaknya meliputi:
Guru mengalami hambatan dalam PJJ dan cenderung fokus penuntasan kurikulum.Waktu pembelajaran menjadi berkurang, sehingga guru tidak dapat memenuhi beban jam mengajarnya.Guru mengalami kesulitan komunikasi dengan orangtua sebagai pembimbing peserta didik di rumahBelum semua saran dan mampu membantu anak belajar di rumah karena ada tanggung jawab yang lain seperti urusan kerja, urusan rumah, dan sebagainya.Orang tua mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran dan memotivasi anak saat mendampingi belajar di rumah.Peserta didik mengalami kesulitan untuk konsentrasi dalam belajar dari rumah dan mengeluhkan penugasan penugasan soal dari guru.Meningkatnya rasa stres dan jenuh akibat isolasi di rumah berpotensi menimbulkan rasa cemas dan depresi bagi anak, akses ke sumber belajar yang baik karena masalah jangkauan listrik atau internet, maupun dana untuk aksesnya.Solusi yang bisa diambil antara lain mengikuti Program Guru Berbagi, Seri Bimtek Daring, dan Seri Webinar, penyediaan kuota gratis, relaksasi BOS dan BOP, Belajar dari Rumah di TVRI, belajar di radio RRI, Rumah Belajar, dan kerjasama dengan platform pembelajaran berani. . Langkah yang dapat dicapai adalah menyusun kurikulum darurat. Penyusunan kurikulum darurat menggunakan dasar hukum utama tentang Panduan Kurikulum Darurat pada Madrasah yaitu SK Dirjen Pendis Nomor 2791 Tahun 2020. Selain itu didukung juga dengan beberapa dasar hukum yang lain.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Tanya Senja

Image

Jangan Lengah, Kasus Covid Masih Tinggi

Image

Guru Harus Terus Belajar

Image

Gubernur WH Lepas 10 Ribu Bantuan Paket Sembako

Image

Saat Pandemi, Pendidikan Dipastikan Tak Berhenti!

Image

Kepsek di Banten Diminta jadi Satgas Covid 19, Begini Intruksinya!

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image