Peribahasa: Lain Hulu Lain Kutu

Image
Taufiq Sudjana
Sastra | Thursday, 10 Jun 2021, 03:43 WIB
Ilustrasi rambut berketombe/berkutu (Sumber: kompas.com/vchal)

Kita sudah sering mendengar peribahasa "lain ladang lain belalang" atau "lain lubuk lain ikannya". Tentunya sudah paham pula maksud dari peribahasa tersebut.

Nah peribahasa yang saya sebut pada judul di atas ini, "lain hulu lain kutu" adalah peribahasa yang saya buat sendiri. Mengambil kosakata Bahasa Sunda, hulu artinya kepala (Sunda kasar). Kutu, ya kutu, makhluk yang sering menjengkelkan di kepala kita. Membuat gatal kepala.

Lalu apa arti peribahasa "lain hulu lain kutu" ini?

1. Peribahasa ini saya maksudkan untuk mewakili keadaan bahwa setiap orang memiliki pemikiran, pendapat, atau gagasannya masing-masing. Lain kepala, lain pemikiran. Beda orang beda pendapat.

2. Peribahasa ini dapat diartikan juga untuk sebuah metafora. Hulu atau kepala dimaksudkan untuk mengganti istilah pemimpin. Jadi maksud dari peribahasa "lain hulu lain kutu" kurang lebih memiliki makna bahwa lain pimpinan lain juga masalah yang dihadapi.

Di setiap pemerintahan, dalam setiap kepemimpinan, baik itu dalam wilayah luas kenegaraan, struktur kepemimpinan daerah, hingga RT/RW, atau lingkup kecil organisasi, akan selalu menghadapi orang-orang yang bertentangan. Secara bahasa kerennya oposisi. Ekstremnya, kutu ini dapat dimaksudkan juga untuk kelompok pengganggu stabilitas kepemimpinan yang sedang berjalan. Entah itu dianggap kelompok kriminal, teroris, atau kelompok-kelompok oposisi lainnya.

Artikel pernah tayang di Kompasiana

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Bacalah dengan Nama Tuhanmu, dan ... menulislah dengan basmalah!

Guru adalah Mata-mata Kehidupan

KARTINI; Sebuah Esai Akrostik

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Tahukah Kalian, Tertawa Itu Baik Untuk Kesehatan?

Image

WIZ Salurkan Sembako Untuk Dhuafa yang Terdampak Pandemi

Image

Pentingnya Self Healing Dimasa Pandemi

Image

Keluarga Harmonis, Seperti Apa sih?

Image

3 Tips membuat konten yang viral

Image

6 Tips Agar Kamu Betah di Pesantren

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image