Kesenjangan Sosial di Tengah Arus Modernisasi

Image
Apani Padli Maulana
Eduaksi | Monday, 31 May 2021, 02:00 WIB
Ilustrasi kesenjangan sosial

Pada dasarnya kesenjangan sosial merupakan kondisi dimana ada ketidak seimbangan dalam suatu kehidupan dimasyarakat baik itu secara personal maupun kelompok, yang dimana seringkali terjadi ketidakadilan dalam suatu hal yang bersangkutan dengan ketidak nyamanan, perlakuan menyimpang, tidak peduli satu sama lain dan bahkan sampai pada perlakuan yang melanggar HAM. Ini mungkin menjadi persoalan penting bahwasanya di tengah arus modernisasi pada saat ini tidak sedikit dari seseorang yang rendah dalam artian tidak memiliki etika dan moralitas sehingga rendahnya rasa simpati dan emapati terhadap sesama.

Pada umumnya di zaman era modern seperti sekarang ini yang lebih condong terhadap perkembangan teknologi informasi, industrialisasi dan segala bentuk perubahan sistem ekonomi,politik, sosial budaya serta kebiasaan dari pada masyaraka, yang justru ini menjadi dampak buruk bagi masyarakat pada era modern saat ini. Dapat dicontohkan sebagai wujud krisis kemanusiaan dari pada masyarakat di era modern saat ini yakni munculnya sifat individualis ( mementingkan diri sendiri ) yang berdampak kepada krisis moralitas dan etika terhadap sesama manusia. Nurcholish Madjid mengatakan, Era modern saat ini yang dinahkodai oleh sistem teknologi informasi dan industrialisasi yang zakliijk ( terbatas pada urusanya sendiri ) dan tak kenal pribadi karena mengejar untung yang setinggi-tingginya yang menyebabkan tumbuh kembangnya kepribadian ketidak-manusiawian. Dari sini mungkin akan timbul kepribadiaan seseorang yang lebih fokus terhadap dirinya sendiri tanpa harus mementingkan orang lain yang ini sudah menjadi potret nyata pada era modern saat ini.

Tidak hanya menyangkut tentang persoalan itu, sebagaian besar masyarakat yang dianugerahi kekayaan harta berlimpah dan hidup serba kebutuhan malah justru tidak memanfaatkanya harta mereka untuk kepentingan orang lain. Dari sini mungkin dapat digambarkan bahwasanya sebagian besar masyarakat dengan segala serba ketercukupan malah justru menempatkan harta bendanya sebagai salah satu sarana kebahagiaan dan kesenanganya tersendiri tanpa sedikitpun rasa peduli terhadap orang lain.

Di tengah-tengah masyarakat modern dewasa ini telah terkondisi sifat egosime, disfungsional dan penurutan hawa nafsu terhadap harta benda kekayaanya masing-masing. Dapat dicontohkan seperti halnya banyak sebagian orang yang kurang beruntung dalam segi ekonomi yang menyebakan mereka jadi terlantar dijalanan (pengemis), bahkan dizaman sekarang muncul yang dinamakanya manusia silver, lalu pengamen dijalanan yang semua diantara mereka butuh dari kita rasa empati dan simpati untuk kita menyisihkan sedikit rizkinya namun hal itu sangatlah berat dilakukan, padahal ini hanya sebagian contoh kecil dari rasa perikemanusiaan namun sangat sulit untuk dilakukan. Kembali lagi kepersoalan harta benda, bahwasanya sebagian besar masyarakat terlalu cinta akan dunia dan harta benda yang mereka miliki tanpa harus melakukan kebaikan walau sekecil apapun.

Arus modernisasi kini menjadi persoalan penting dewasa ini, ketika kita di tuntut untuk mengikuti segala arus perkembangan zaman yang segala halnya bisa didapatkan dengan instan dan segala kebutuhan bisa mudah didapatkan, namun tidak semua orang dapat merasakan akan hal itu, banyak diantara masyarakat yang masih kurang beruntung untuk merasakan nikmatnya perkembangan era modernisasi ini. Oleh karena itu tingkatkan rasa perikemanusiaan kita terhadap sesama, janganlah kita terlarut dan terjerumus oleh perkembangan zaman yang itu bisa berdampak kepada sifat individualis dan konsumeristis ( menempatkan harta benda satu-satunya sara kebahagiaan), lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun janganlah cenderung terhadap sifat individualis dan kosumeristis, karena pada hakikatkanya kita adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa memerlukan bantuan orang lain.

Oleh : Apani Padli Maulana

Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP UMJ

Kader IMM Komisariat FISIP UMJ

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Pandemi, Mati Muda, dan Kecemasan Menghadapi Kematian

Image

Langkah Melakukan Segmentasi Pasar

Image

Begini Syarat dan Cara Mendapatkan Centang Biru di Instagram

Image

Hati-Hati Temanmu adalah Cerminmu

Image

Berlaku Sederhana dalam Perjalanan Hidup nan Fana

Image

Kebijakan Pemberlakuan Pajak Bagi Sembako Dikala Kebutuhan Sedang Menipis

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image