INTEGRASI BANK SYARIAH INDONESIA PASCA MERGER SEBAGAI KIBLAT PERBANKAN ISLAMI DI INDONESIA

Image
Alvin Baharudin Vanani
Eduaksi | Wednesday, 19 May 2021, 01:20 WIB

Abstrak: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara resmimutuskan untuk melakukan merger 3 bank syariah (bank syariah manidiri, bank BRI dan BNI Syariah) sebagai upaya untuk meningkatkan dan meningkatkan taraf perbankan syariah yang ada diIndonesia. Pasca merger menjadi Bank Syariah Indonesia, segala aktivitas sistem, layanan operasional yang tidak ada dan berjalan semestinya, perlu adanya Integrasi diberbagai sektor.Dalam penelitian kualitatif dengan jenis evaluasi kali ini, peneliti akan mengkaji proses Integrasi Bank Syariah Indonesia untuk melihat komponen apa saja yang diintegrasikan serta sejauh mana proses Integrasi yang sedang berlangsung. Komponen tersebut termasuk sistem core banking, sistem akuntansi layanan operasional serta budaya korporasi. Berdasarkan jadwal Integrasi yang disediakan, pada 1 Februari 2021 BSI mulai mengintegrasikan kantor cabang yang terkenal diseluruh Indonesia. Total jumlah kantor cabang yang ada sebanyak 1.366 kantor cabang, yang ditargetkan selesai pada awal November 2021. Namun perlu diperhatikan bahwa proses Integrasi ini tetaplah harus mengedepankan kenyamanan nasabah serta tidak mengganggu operasional yang masih berlangsung.

Kata Kunci: Bank syariah, Merger dan Integrasi.

PENDAHULUAN

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara resmi mengumumkan bahwa telah dimulai proses merger tiga bank umum syariah anak usaha bank BUMN pada Februari 2021. Pertumbuhan dan perkembangan perbankan syariah yang masih tertinggal dibandingkan dengan perbankan konvensional menjadi pertimbangan pemerintah dalam melakukan merger .. selain itu , sebagai negara berpenduduk yang merupakan peluang bagi muslim untuk membuktikan bahwa Indonesia memiliki bank syariah yang kuat secara fundamental. Bahkan, Presiden Joko Widodo mempertegas lagi bahwa pesanan bank syariah merupakan salah satu upaya upaya pemerintah untuk melindungi industri keuangan syariah di Indonesia. [1]

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi beroperasi pada 1 Februari 2021. BSI merupakan bank syariah terbesar di Indonesia hasil penggabungan (merger) tiga bank syariah dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu: PT Bank BRI, Syariah (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM), dan PT Bank BNI Syariah (BNIS). Berdasarkan catatan OJK, total aset perbankan syariah per November 2020 hanya 3,97% dari total aset bank umum yang mencakup bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) .kemudian, nilai pembiayaan Syariah BUS dan UUS baru 2,49% dari total pembiayaan bank umum. Selain itu tingkat inklusi keuangan syariah pada 2019 pun turun 200 bps dari semula 11,1% pada 2016 menjadi tinggal 9,10%. [2]

Tujuan penggabungan bank syariah yaitu untuk mendorong bank syariah lebih besar sehingga dapat masuk ke pasar global dan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Selain itu, merger bank syariah dapat lebih efisien dalam penggalangan dana, operasional, dan belanja. Melalui merger bank syariah, diharapkan perbankan syariah terus tumbuh dan menjadi energi baru untuk ekonomi nasional dan akan menjadi bank BUMN yang sejajar dengan bank BUMN lainnya sehingga bermanfaat dari sisi kebijakan dan transformasi bank. [3] Namun juga perlu diketahui, mewujudkan tujuan tersebut membutuhkan langkah-langkah yang tepat dan strategis. Salahsatunya dengan mengintegrasikan setiap komponen yang ada di dalam tubuh bank-bank yang melakukan merger.

Pakar ekonomi syariah, Muhammad syafi Antonio menyebutkan bahwa peresmian operasional dari holding bank BUMN syariah tidak serta merta membuat sistemnya berjalan secara serentak. Akan ada piloting brach, dimana ada cabang yang akan menjadi fokus operasional utama yang dijalankan secara bersama. Hal ini tentu ada beberapa tantangan dalam proses penggabungan sistem ini. Secara detail proses penyatuan ini terdiri atas konvergensi core banking mulai dari Integrasi sistem TI hingga tata sistem, penyatuan sistem manual operasi sekaligus budaya yang tentu membutuhkan waktu untuk bersinergi. Namun BSI optimis bahwa seluruh jaringan Bank Syariah Indonesia akan terintegrasi pada 1 November 2021. [4]

tulisan ini bertujuan untuk mengkaji proses Integrasi bank syariah BUMN pasca merger, selain itu beberapa strategi dan kebijakan yang berkaitan dengan proses Integrasi diharapkan dapat digunakan sebagai evaluasi dari pihak internal dan eksternal, khususnya bagi investor maupun konsumen (nasabah) dalam menggunakan layanan bank syariah.

KAJIAN PUSTAKA

1. Merger

Merger adalah pilihan strategis yang baik bagi pengusaha ketika ada sinergi beberapa faktor mengakibtkan sinergi muncul dan membuat dua perusahaan lebih bernilai jika bersama-sama terpisah. Faktor yang pertama, skala ekonomis mungkin merupakan alas an yang paling kuat dan umum untuk melakukan merger. Skala ekonomis dapat terjadi dalam proses produksi, kordinasi, administrasi serta pembagian layanan terpusat seperti manajemen kantor dan akuntansi, kontrol keuangan dan manajemen tingkat tinggi. Skala meningkatkan efisiensi operasional, keuangan dan manajemen sehingga menghasilkan pendapatan yang lebih baik. [5]

2. Integrasi Ekonomi

Istilah Integrasi dalam ranah ekonomi pertama kali digunakan dalam konteks organisasi dalam suatu industri yang dikemukakan oleh Machlup, Integrasi yang digunakan untuk menggambarkan kombinasi atau penyatuan beberapa perusahaan dalam suatu industri baik secara vertikal maupun horizontal. [6] Integrasi merupakan penggabungan atau kombinasi dari kegiatan tataniaga kedalam atau dibawah satu manajemen. [7] Integrasi merupakan wujud dari pemikiran rasional dimana semua kemampuan diintegrasikan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja. [8] Integrasi merupakan opsi kebijakan yang efisien dibandingkan masing-masing-masing melakukan upaya sepihak. Integrasi juga mensyaratkan paling tidak adanya pembagian pembagian tenaga kerja dan kebebasan mobilitas barang dan jasadalam suatu kelompok Negara. Integrasi pada tingkat yang lebih tinggi juga mensyaratkan mobilitas yang bebas atas faktor produksi dalam kawasan, termasuk hambatan pergerakan faktor produksi antar daerah yang terintegrasi. [9]Suatu rancangan Merger disamping yang berisikan hal-hal yang terdapat dalam penerapan merger, berisikan pula penegasan dari bank yang akan menerima penggabungan mengenai penerimaan segala hak dan kewajiban dari bank yang akan menggabungkan diri. [10]

METODE

Penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluasi. Dalam penelitian kualitatif evaluasi kali ini, peneliti akan menganalisis suatu proses yang berjalan (konvergensi) untuk mengetahui sejauh mana proses Integrasi berlangsung. dimana Dalam laporan laporan penelitian ini berisi data (Fakta) terbaru dari lapangan sebagai bahan utama dalam melakukan evaluasi. Data sekunder dipilih, yang bersumber dari beberapa portal laporan berita, hasil penelitian terdahulu dan sumber lainnya yang relevan sekaligus kredibilitas yang bisa dipertanggungjawabkan.

PEMBAHASAN

1. Komponen yang terintegrasi Bank Syariah Indonesia

Penggabungan menjadi Salahsatu pilihan strategis yang tepat bagi pengusaha ketika ada sinergi beberapa faktor yang membuat dua perusahaan lebih bernilai jika bersama-sama terpisah. Faktor yang pertama, skala ekonomis mungkin merupakan alasan yang paling kuat dan umum untuk melakukan merger. Skala ekonomis dapat terjadi dalam proses produksi, kordinasi, administrasi serta pembagian layanan terpusat seperti manajemen kantor dan akuntansi, kontrol keuangan dan manajemen tingkat tinggi. Skala meningkatkan efisiensi operasional, keuangan dan manajemen sehingga menghasilkan pendapatan yang lebih baik. [11]

Ada beberapa unsur yang menjadi fokus perhatian penulis dalam melakukan penyatuan beberapa lembaga keuangan, secara umum termasuk:

Sebuah. Sistem Perbankan Inti (Syariah)

Sistem perbankan inti merupakan perpaduan antara sistem perbankan dan teknologi informasi yang terintegrasi dan menyesuaikan dengan prinsip-prinsip dasar perbankan yang islami dimana harus sesuai dengan prinsip dan kaidah islami serta peraturan bank sentral. CBS merupakan jantung dari sebuah sistem. [12] Sistem Perbankan Inti digunakan untuk menyediakan berbagai layanan yang ditawarkan oleh sistem perbankan kepada para nasabah dan ini dilakukan oleh seluruh kantor cabang perbankan, dimana tersimpan data nasabah dan seluruh transaksi sejak nasabah membuka rekening di bank sampai menutupnya. [13]

Kemudahan yang ditawarkan sistem ini di antaranya, fasilitas ATM, dana elektronik, transfer, tele-banking, internet banking, cabang kliring fasilitas perbankan. Semenjak adanya sistem ini, langsung mengubah jam kerja manusia secara normal. Misalnya pada saat fitur internet banking hadir, tidak hanya memberikan waktu berharga orang, tetapi juga memberikan manfaat untuk melakukan beberapa hal dalam satu waktu.[14] Pasca merger, bank syariah yang melakukan Penyatuan sistem layanan yang berasal dari rekening nasabah, kartu ATM hingga mobile dan internet banking. Selama proses penyatuan Integrasi sistem layanan, BSI memastikan nasabah tetap dapat melakukan aktivitas dan transaksi keuangan seperti biasa. [15]BSI telah melakukan training, sharing knowledge IT, dan persiapan data nasabah yang akan dilakukan. Dalam periode tersebut nasabah bank asal secara bertahap akan dihubungi untuk melakukan rekening ke Bank Syariah Indonesia. Untuk fasilitas kartu, buku tabungan dan deposito, nasabah bisa melakukan secara bertahap hingga 31 Oktober 2021. Untuk melakukan proses pengerjaan, BSI melakukan beberapa pendekatan di antara media online yaitu pesan langsung ke nasabah, media sosial hingga email. Hal ini agar nasabah bisa terinformasi terkait jadwal. Selama proses. [16]

b. Sistem Akuntansi

secara umum dapat diketahui bahwa akuntansi perbankan ialah proses akuntansi bank yang juga termasuk pencatatan, pengklasifikasian, penganalisaan, penafsiran data keuangan bank yang dilakukan secara sistematis guna memenuhi kebutuhan pihak-pihak yang berkepentingan baik intern maupun ekstern. [17] sebagai pihak perantara antara pihak yang kelebihan dana dengan pihak yang kekurangan dana serta pihak yang memperlancar lalu lintas pembayaran. Laporan keuangan bank dalam akuntansi perbankan pun harus sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang telah diterima secara luas atau teknik pembukuan, posting dan pencatatan semua transaksi yang dilakukan dalam kegiatan operasional suatu Bank.

Laporan keuangan bank dalam akuntansi perbankan pun harus sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang telah diterima secara luas atau teknik pembukuan, posting dan pencatatan semua transaksi yang dilakukan dalam kegiatan operasional suatu Bank syariah. Dalam implementasinya, sistem core banking yang digunakan adalah milik Bank Mandiri Syariah. Saat ini Bank Syariah Indonesia sudah mengkonsolidasikan ketiga laporan perusahaan menjadi 1 laporan. Bank hasil merger tiga bank syariah BUMN ini membukukan laba bersih sebesar Rp 742 miliar, naik 12,8% secara tahunan (year on year / yoy). [18]

c. Layanan Operasional Bank

Secara singkat, layanan operasional bank merupakan segala tindakan untuk membantu atau melakukan kegiatan serta proses yang diperlukan untuk memberikan layanan kepada pengguna bisnis maupun nasabah. Sistem Integrasi layanan ini merupakan salah satu langkah merger operasional dan bisa mendukung layanan BSI berjalan lebih optimal. ini merupakan penyatuan sistem dari yang sebelumnya sistem 3 bank legacy jadi sistem BSI. Aset dan kekuatan ini akan dioptimalkan Bank Syariah Indonesia untuk memberikan layanan dan produk finansial syariah yang lengkap dalam satu atap untuk memenuhi bermacam-macam kebutuhan nasabah dari berbagai segmen, mulai dari UMKM, ritel, komersial, grosir, dan korporasi baik dalam maupun luar negeri.

Saat ini hampir disetiap provinsi cabang bank syariah sudah terintegrasi dengan sistem layanan Bank Syariah Indonesia. Dari jadwal Integrasi yang dirilis pada situs resmi BSI, menunjukkan bahwa hingga awal Mei 2021 BSI akan menunjukkan setidaknya 111 cabang yang terkenal di berbagai provinsi yang ada diindonesia, dan akan terus berlangsung hingga waktu yang telah ditetapkan. nantinya, Jika semua cabang, maka jumlah cabang BSI mencapai 1.366. Dengan total nasabah sekitar 14,5 sampai 15 juta.

d. budaya korporasi

Budaya organisasi merupakan perangkat nilai-nilai, keyakinan-keyakinan (keyakinan), asumsi-sistem asumsi, atau norma-norma yang telah lama ada, disepakati dan diikuti oleh para anggota suatu organisasi sebagai organisasi baru dan pengendali masalah- masalah organisasinya. Budaya organisasi juga disebut budaya perusahaan, yaitu seperangkat nilai-nilai atau norma-norma yang telah relatif lama berlakunya, dianut bersama oleh para anggota organisasi sebagai norma perilaku dalam menyelesaikan masalah-masalah organisasi. [19]

Budaya organisasi dapat menyatukan semua elemen yang ada di perusahaan dan dapat menjadi alasan yang tepat untuk orang yang bekerja di sebuah perusahaan. Dari sisi manajemen syariah, budaya organisasi diberlakukan dengan cara mengimplementasikan nilai-nilai Islam pada kegiatan keseharian karyawan atau pengelola perbankan syariah atau perusahaan lainnya, sehingga diharapkan hal tersebut akan berkembang dalam lingkungan dan hubungan kegiatan ekonomi yang dijalankan oleh lembaga keuangan syariah maupun perusahaan-perusahaan. [20]

Pasca merger menjadi BSI (Bank Syariah Indonesia) tentunya segala SDM atau tenaga kerja yang ada merupakan insan BSI. Bukan lagi pegawai bank syariah mandiri, BNI syariah atau BRI syariah, sehingga harus menjadi satu budaya yang sama yaitu budaya BSI. [21] Beberapa komponen sebelumnya sudah terintegrasi dan mencapai titik konvergensi yang maksimal implementasi budaya gabungan dari ketiga bank syariah ini juga akan terwujud, salahsatunya bisa dilihat pada cabang-yang sudah terintegrasi sistem layanan BSI. Cabang yang sudah berganti nama dan terintegrasi maka budaya otomatis yang ada tentu akan berubah sejalan dengan budaya yang ada pada Bank Syariah Indonesia.

2. Proses Integrasi yang Sudah Berlangsung

Dalam pelaksanaannya, proses Integrasi berjalan secara bertahap, mulai dari mengintegrasikan sistem core banking, layanan operasi dan budaya korporat (Budaya korporasi). Hal tersebut dilakukan untuk mencapai titik konvergensi yang seimbang dimana terwujudknya keselarasan baik dari segi peraturan, pelayanan operasional serta budaya yang dijalankan dalam sebuah lembaga. kendati demikian Sampai dengan proses administrasi badan hukum tersebut selesai dan penggabungan dinyatakan efektif, layanan dan operasional di tiga bank syariah tetap berjalan seperti biasa.

Pasca merger Bank Syariah Indonesia terus melakukan tes atau Integrasi ketiga bank yang dimerger. Proses Integrasi cabang, layanan dan produk secara nasional dimulai pada 1 Februari 2021 sampai 30 Oktober 2021. Untuk memanfaatkan di kantor cabang yang sudah terintegrasi yaitu, BSI juga telah melakukan auto di tanggal 6, 13, 22 dan 23 Maret 2021. Jika Ditotal, ada sekitar 1.366 kantor cabang roll out (melakukan pengintaian dan Integrasi sistem) pada tahun 2021 ini.

Pada tahap awal, BSI telah melakukan Integrasi pada dua kantor cabang yang sudah terintegrasi yaitu KC Tangerang BSD dan KC Jakarta Barat dari Februari 2021. Pencapaian di dua kantor cabang yang sudah terintegrasi yaitu sampai 30 Maret 2021 sebesar 94% untuk rekening giro dan tabungan dan 98 % untuk rekening deposito. [22] Kemudian Proses penyatuan Integrasi sistem layanan di region XI Indonesia Timur pada 5 dan 19 April 2021. Region BSI XI Indonesia Timur termasuk Sulawesi, Maluku dan Papua yang membawahi tiga daerah termasuk daerah Makassar membawahi Sulselbar, daerah Palu membawahi Sulteng, Sultra & Gorontalo dan Area Manado membawahi Sulut, Maluku, Papua.

Saat ini, pelataran bank syariah milik Negara mulai melakukan registrasi rekening dan penyatuan sistem yang dilaksanakan pada Juni 2021. Nasabah secara bertahap akan dihubungi untuk melakukan ke Bank Syariah Indonesia. Nasabah juga dapat menyampaikan informasi bila terdapat perubahan nomor telepon dan alamat surel. Untuk pembiayaan baru, nasabah dapat mengajukan ke cabang Bank Syariah Indonesia terdekat. Sedangkan untuk penambahan, restrukturisasi, dan penambahan dapat dilayani oleh bank asal nasabah sebelumnya. Pembayaran angsuran pembiayaan nasabah tetap melalui rekening bank asal. Untuk memperlancar proses, BSI melakukan beberapa pendekatan salah satunya adalah dengan media online yaitu pesan langsung ke nasabah, media sosial hingga email. [23]

Ebagai objek evaluasi, proses Integrasi tidak berjalan begitu saja, sebab masih ada di sektor Selama tiga bulan pertama tahun ini, BSI berhasil menurunkan biaya dana atau Cost of Fund (CoF) ke level 2,2% dari 2,9% pada periode yang sama tahun lalu. Kualitas aset bank juga mengalami perbaikan dimana rasio non performing financing (NPF) gross turun ke level 3,1% dari 3,3% pada Maret 2020. Untuk mengantisipasi risiko pembiayaan, BSI melakukan pencadangan dengan rasio 17,5% meningkat dari 89,9% % pada kuartal I tahun lalu. [25] Sistem Perbankan Inti yang terdapat di mana terdapat di jaringan ATM yang ada di Aceh. Proses Integrasi juga harus disinergikan dengan strategi yang dijalankan sehingga target yang diharapkan dapat dicapai . BSI menyiapkan tiga strategi untuk menjaga pertumbuhan bisnis. Pertama, melakukan ekspansi secara sehat dan berkesinambungan. Kedua melakukan ketiga ke ketiga dan ketiga mengakselerasi kapasitas digital. [24]

Integrasi ini harus mampu meningkatkan kemampuan organisasi dalam organisasi serta meningkatkan manajemen perusahaan yang lebih baik dengan didukung oleh strategi yang ada secara otomatis akan meningkatkan integritas, profitabilitas dan kompetensi sumber daya yang ada pada Bank Syariah Indonesia. Dengan jaringan kantor cabang Bank Syariah Indonesia yang luas nantinya akan mudah menjangkau seluruh konsumen dari semua kalangan di berbagai daerah dalam mendukung sasaran program-program keuangan syariah, meningkatkan porsi pembiayaan pada sektor halal serta segala bentuk bisnis islami yang dilandasi tanggung jawab dan keberlanjutan sesuai prinsip- prinsip syariah.

KESIMPULAN

Dalam mendorong bank syariah agar tumbuh besar sehingga dapat masuk ke pasar global sekaligus menjadi katalis pertumbuhan ekonomi pasca merger, Integrasi beberapa komponen penting harus segera dilakukan namun tetap tidak mengedepankan kenyamanan nasabah serta tidak mengganggu layanan operasional yang masih berlangsung. Beberapa komponen penting termasuk Integrasi core banking, layanan operasional dan budaya korporasi, ketiganya memiliki peran yang sangat kompleks dalam segala aktivitas yang ada dalam perbankan. Sejauh ini bank syariah Indonesia sudah mengintegrasikan ketiga komponen tersebut pada beberapa cabang yang sudah terintegrasi layanan bank syariah yang tersebar diseluruh provinsi yang ada diIndonesia, maka jumlah yang ada sebanyak 1.366. yang diproyeksikan akan selesai pada awal November 2021.

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Sani Ahluhsain. 2021. Bank Syariah Indonesia: Tantangan Dan Strategi Dalam Mendorong Perekonomian Nasional Jurnal Info Singkat Vol. XIII, No.3 / I

Robert D. Hisrich dkk. 2008. Kewirausahaan . Edisi 7. Jakarta: Penerbit Salemba.

Sjamsul Arifin dkk. 2008. Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015: Memperkuat sinergi ASEAN Ditengah Kompetisi Global. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo

AM Hanifah. 1983. Hasil Perikanan Tataniaga . Jakarta: Universitas Indonesia.

Sumatra Utara (Indonesia), 1969. Almanak Pemerintah Daerah Provinsi Sumatra . Universitas Michigan. diakses dari https://books.google.com

Sjamsul Arifin dkk. 2008. Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015: Memperkuat sinergi ASEAN Ditengah Kompetisi Global. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Munir Fuady. 2009. Hukum tentang Merger (Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007. Jakarta: Citra Aditya Bakti.

Sholihin, Ahmad ifham. 2010. Buku Pintar ekonomi Syariah Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Soetrisno edy. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia . Jakarta: Penerbit Kencana.

Nurdin Ridwan,. 2010. Akad-akad Fiqh pada Perbankan Syariah di Indonesia (sejarah, konsep, dan perkembangannya.Banda Aceh: Pena.

Telkomsigma.co.id Mengenal Core Banking System dan Fungsinya . Diakses dari: https://www.telkomsigma.co.id/2020/05/06/mengenal-core-banking-system-dan-fungsinya/

TribunJateng.com Imam: Bank Syariah Indonesia Siap Satukan Operasional di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta , diakses dari: https://jateng.tribunnews.com/2021/04/30/imam-bank-syariah-indonesia-siap-satukan -operasional-di-jawa-tengah-dan-di-yogyakarta

Bisnis.com " Bank Syariah Indonesia Lanjutkan Integrasi Sistem Layanan di Area Manado ", diakses dari: https://finansial.bisnis.com/read/20210420/231/1383476/bank-syariah-indonesia-lanjutkan-integrasi-sistem-layanan -di-area-manado .

Jurnal Entreprenuer 15 Bidang Akuntansi serta Penjelasannya diakses melalui: https://www.jurnal.id/id/blog/bidang-akuntansi-serta-penjelasannya/

Kompas.com Wapres: Tantangan Terbesar Bank Syariah Indonesia adalah Integrasi Budaya Kerja diakses dari: https://nasional.kompas.com/read/2021/02/25/11524711/wapres-tantangan-terbesar-bank-syariah-indonesia -adalah-Integrasi-budaya? halaman = semua

Kontan.co.id Satukan Sistem Operasional Bank Syariah Indonesia Layanan di Indonesia Timur yang diakses melalui: https://keuangan.kontan.co.id/news/bank-syariah-indonesia-satukan-operasional-sistem-layanan-di - indonesia-timur

Kontan.co.id Laba bersih Bank Syariah Indonesia (BSI) tumbuh 12,8% pada kuartal I-2021 diakses dari: https://keuangan.kontan.co.id/news/laba-bersih-bank-syariah- indonesia-bsi-tumbuh-128-pada-kuartal-i-2021

Kontan.co.id Pasca merger, BSI targetkan Integrasi layanan operasional rampung awal November 2021 diakses melalui: https://keuangan.kontan.co.id/news/pasca-merger-bsi-target-integrasi-operasional-layanan- rampung-awal-november-2021

[1] Ahmad Sani Ahluhsain, Bank Syariah Indonesia: Tantangan Dan Strategi Dalam Mendorong Perekonomian Nasional Jurnal Info Singkat Vol. XIII, No.3 / I / Puslit / Februari / 2021 Hlm. 20

[2] Ahmad Sani Ahluhsain, Bank Syariah Indonesia: Tantangan Dan Strategi Dalam Mendorong Perekonomian Nasional Jurnal Info Singkat Vol. XIII, No.3 / I / Puslit / Februari / 2021 Hlm. 20

[3] Ibid 20

[4] Cnbc.co.id Sistem Integrasi, Tantangan Awal Bank Syariah Indonesia diakses melalui: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20210201121250-31-220119/integrasi-sistem-tantangan-awal-bank-syariah -Indonesia

[5] Robert D. Hisrich dkk, Kewirausahaan Edisi 7 (Jakarta: Penerbit Salemba, 2008) hlm.689

[6] Sjamsul Arifin dkk, Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015: Memperkuat sinergi ASEAN Ditengah Kompetisi Global (Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2008) hlm 25

[7] AM Hanifah, Tataniaga Hasil Perikanan (Jakarta: Universitas Indonesia, 1983) Hlm 37

[8] Sumatra Utara (Indonesia), Almanak Pemerintah Daerah Provinsi Sumatra (Universitas Michigan, 1969) hlm 346 diakses dari https://books.google.com

[9] Sjamsul Arifin dkk, Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015: Memperkuat sinergi ASEAN Ditengah Kompetisi Global (Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2008) hlm 26

[10] Munir Fuady, Hukum tentang Merger (Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007) (Jakarta: Citra Aditya Bakti, 2009) hlm. 65

[11] Robert D. Hisrich dkk, Kewirausahaan Edisi 7 (Jakarta: Penerbit Salemba, 2008) hlm.689

[12] Sholihin, Ahmad ifham, Buku Pintar ekonomi Syariah (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2010) 204-205

[13] https://www.telkomsigma.co.id/2020/05/06/mengenal-core-banking-system-dan-fungsinya/

[14] https://www.telkomsigma.co.id/2020/05/06/mengenal-core-banking-system-dan-fungsinya/

[15] TribunJateng.com Imam: Bank Syariah Indonesia Siap Satukan Operasional di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, https://jateng.tribunnews.com/2021/04/30/imam-bank-syariah-indonesia-siap-satukan -operasional-di-jawa-tengah-dan-di-yogyakarta

[16] Bisnis.com "Bank Syariah Indonesia Lanjutkan Integrasi Sistem Layanan di Area Manado", diakses dari: https://finansial.bisnis.com/read/20210420/231/1383476/bank-syariah-indonesia-lanjutkan-integrasi- sistem-layanan-di-area-manado .

[17] https://www.jurnal.id/id/blog/bidang-akuntansi-serta-penjelasannya/

[18] Kontan.co.id Laba bersih Bank Syariah Indonesia (BSI) tumbuh 12,8% pada kuartal I-2021 https://keuangan.kontan.co.id/news/laba-bersih-bank-syariah- indonesia-bsi-tumbuh-128-pada-kuartal-i-2021 Kontan.co.id Laba bersih Bank Syariah Indonesia (BSI) tumbuh 12,8% pada kuartal I-2021 https://keuangan.kontan.co. id / news / laba-bersih-bank-syariah-indonesia-bsi-tumbuh-128-pada-kuartal-i-2021

[19] Soetrisno edy, Manajemen Sumber Daya Manusia (Jakarta: Penerbit Kencana, 2010) hlm.2

[20] Nurdin Ridwan, Akad-akad Fiqh pada Perbankan Syariah di Indonesia

(sejarah, konsep, dan perkembangannya ), (Banda Aceh: Pena. 2010) hlm. 39

[21] Kompas.com Wapres: Tantangan Terbesar Bank Syariah Indonesia adalah Integrasi Budaya Kerja diakses pada https://nasional.kompas.com/read/2021/02/25/11524711/wapres-tantangan-terbesar-bank-syariah -indonesia-adalah-Integrasi-budaya? halaman = semua

[22] Kontan.co.id Penggabungan Pasca, targetkan BSI Integrasi operasional layanan rampung awal November 2021 diakses melalui: https://keuangan.kontan.co.id/news/pasca-merger-bsi-target-integrasi-operasional -layanan-rampung-awal-november-2021

[23] https://keuangan.kontan.co.id/news/bank-syariah-indonesia-satukan-operasional-sistem-layanan-di-indonesia-timur Senin, 05 April 2021 / 20:44 WIB

[24] Kontan.co.id Laba bersih Bank Syariah Indonesia (BSI) tumbuh 12,8% pada kuartal I-2021 https://keuangan.kontan.co.id/news/laba-bersih-bank-syariah- indonesia-bsi-tumbuh-128-pada-kuartal-i-2021

[25] Ibid .

#retizencompetition

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Tahukah Kalian, Tertawa Itu Baik Untuk Kesehatan?

Image

WIZ Salurkan Sembako Untuk Dhuafa yang Terdampak Pandemi

Image

Pentingnya Self Healing Dimasa Pandemi

Image

Keluarga Harmonis, Seperti Apa sih?

Image

3 Tips membuat konten yang viral

Image

6 Tips Agar Kamu Betah di Pesantren

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image