Pembelajaran Tematik dan Kurikulum 2013

Image
Dian Meilatifah
Teknologi | Friday, 30 Apr 2021, 08:09 WIB

Pembelajaan tematik adalah pembelajaran tepadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Pada dasarnya model pembelajaran terpadu merupakan system pembelajaran yang memungkinkan siswa baik individual maupun kelompok aktif mencari, menggali dan menemukan konsep serta prinsip keilmuan secara holistic, bermakna dan otentik. Pembelajaran terpadu akan terjadi apabila peristiwa-peristiwa otentik atau eksplorasi tema menjadi pengendali di dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan berpartisipasi di dalam eksplorasi tema tersebut, para siswa belajar sekaligus melakukan proses dan siswa belajar berbagai mata pelajaran secara serempak. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar adalah dengan penerapkan suatu model pembelajaran terpadu. Pembelajaran terpadu atau integrated learning merupakan suatu konsep yang dapat dikatakan sebagai pendekatan belajar mengajar yang melibatkan beberapa bidang studi untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa. Objek dalam penilaian pembelajaran terpadu mencakup penilaian terhadap proses dan hasil belajar peserta didik. Penilaian proses belajar adalah upaya pemberian nilai terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan peserta didik, sedangkan penilaian hasil belajar adalah proses pemberian nilai terhadap hasil-hasil belajar yang dicapai dengan menggunakan kriteria tertentu. Habelajar tersebut pada hakikatnya merupakan pencapaian kompetensi-kompetensi yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai-nilai yang diwujudkan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak.

Menurut saya diadakanya pembelajaran tematik saat ini bagi siswa yaiu bisa memberikan peluang untuk mengembangkan kreativitas siswa. Karena pembelajaran tematik menekankan pada pengembangan analitik terhadap konsep-konsep yang dipadukan. Aktivitas lebih bnyak berpusat pada siswa, sehingga siswa menjadi lebih aktif. Siswa harus siap mengikuti pembelajaran yang dalam pelaksanaannya siswa dituntut untuk belajar individu maupun kelompok. Tahap dalam pembelajaran tematik meliputi pemetaan kompetensi dasar, menetapkan jaringan tema, menyusun silabus, menyusun RPP. Fungsi dari penilaian yang dilakukan yaitu untuk mengkaji ketercapain kompetensi dasar dan indikator pada tiap mata pelajaran yang terdapat pada tema yang diajarkan, dengan begitu penilaian sudah terpisah-pisah sesuai dengan kompetensi dasar. Hal ini perlu adanya sebuah ketegasan untuk mengamati apakah pelaksanaan pembelajaran tematik pada kurikulum 2013 sudah efektif atau belum. Karena banyak orang tua kurang memahami mengenai pembelajaran kurikulum 2013, mereka bingung ketika mengajari anaknya untuk belajar. Tentunya pembelajaran tematik pada kurikulum 2013 tidak sepenuhnya berjalan dengan sempurna, karena pembelajaran tematik menyesuaikan dengan karakteristik siswa dan kondisi di lapangan. Namun hal itu tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, kita mengambil hal positifnya saja, tentunya apa yang diberikan dan ditetapkan oleh pemerintah adalah yang terbaik untuk warganya.

Nama : Dian Meilatifah

Jurusan : Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Instansi : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Email : nengdian322@gmail.com

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Bahagia, 50 Anak Yatim Terima Santunan di Akhir Ramadhan

Image

Misi Kemanusiaan Dirikan Rumah Baca Anak di Karawang

Image

Pagi Ini Sahur Terakhir Ramadhan 1442 H, Yuk Banyakin Berdoa & Istighfar

Image

Indonesia Bisa Mengambil Hikmah di Balik Kasus Covid-19 di India

Image

Generasi Milenial Pilar Utama Gerakan Filantropi

Image

Ngabuburit Ramadhan: Lifestyle Mahasiswa di Mesir

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image