Aktivitas Yang Dilakukan Ibu Pekerja Saat Mengambil Cuti Tahunan

Image
RISNAWATI RIDWAN
Eduaksi | Thursday, 14 Apr 2022, 11:53 WIB

Menjadi seorang ibu pekerja adalah sebuah pilihan untuk melakukan peran ganda. Seorang ibu yang memilih bekerja juga memikirkan tanggung jawab lainnya selain perannya di rumah. Di zaman sekarang, ibu pekerja di ranah publik mempunyai peran yang sudah dipertimbangkan oleh kaum adam namun demikian masih ada juga ibu-ibu pekerja yang tetap menomorsatukan tanggung jawabnya di dalam rumah.

Untuk melakukan peran-peran ibu di rumah kadang kala membutuhkan waktu dan perhatian dan prioritas sehingga berkesempatan untuk mengambil cuti dari tempat kerja. Biasanya para ibu pekerja ini mengambil kesempatan cuti dengan beberapa alasan. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh ibu pekerja ini saat cuti dari kantornya antara lain

1. Liburan keluarga

Liburan bersama keluarga adalah yang paling sering dijadikan alasan untuk mengambil cuti tahunannya. Biasanya aktivitas ini berlaku saat anak-anak liburan sekolah atau liburan hari raya. Walaupun sebagian keluarga tidak melakukan perjalanan liburan ke luar kota, tetapi anak-anak berharap saat mereka liburan orang tua mereka juga ada bersama mereka terutama ibunya.

Saat liburan seperti ini banyak kegiatan yang ingin dilakukan anak-anak walaupun di rumah seperti bermain, cooking time, berenang atau kegiatan harian lainnya yang bisa dilakukan di sekitar rumah. Jika ingin melakukan perjalanan liburan keluar kota, tentunya membutuhkan effort lebih bagi ibu-ibu tersebut.

2. Mengurus Keluarga Sakit

Salah satu alasan lain menganbil cuti adalah mengurus keluarga yang sakit. Biasanya sakit yang diderita adalah sakit yang berat dan membutuhkan perhatian dan perawatan yang lebih juga. Sering kali anggota keluarga yang diurus adalah orang tua yang telah lanjut usia. Yang telah mengalami sakit yang lama atau karena faktor uzur.

Tetapi bagi ibu pekerja yang masih mempunyai anak-anak balita, seringkali harus mengambil cuti karena anaknya sakit. Balita hanya mau dengan ibunya jika sedang mengalami sakit di bandingkan dengan ayahnya.

Kadangkala ada juga seorang ibu harus mendampingi anggota keluarganya yang sakit dan membutuhkan perawatan rujukan keluar kota. Dan urusan pendampingan keluarga di rumah sakit, ibu adalah idolanya. Sebagai perawat keluarga dan yang mengerti prosedur pelayanan publik, ibu adalah andalan untuk aktivitas ini.

3. Mengurus pernikahan

Mengambil cuti tahunan untuk mengurus pernikahan ini biasanya dilakukan oleh ibu pekerja yang sudah senior. Ibu-ibu yang mempunyai putra putrinya yang sudah dewasa dan akan melakukan pernikahan. Proses persiapan pesta pernikahan selain membutuhkan anggaran adalah kesiapan mental dan tenaga. Tenaga ibu dibutuhkan sebagai "koordinator" dalam mempersiapkan pesta pernikahan.

Walaupun sekarang sudah ada wedding organizer, namun tetap harus ada "orang rumah" yang mengawasi agar sesuai dengan keinginan pihak keluarga. Apalagi beberapa tahun yang lalu sebelum maraknya WO dalam mempersiapkan pesta pernikahan, ibu akan mengalami stres yang lebih tinggi. Sehingga ibu memang benar membutuhkan waktu khusus dan mengambil cuti dari tempat kerjanya.

4. Me time

Aktivitas yang paling menyenangkan saat cuti bagi seorang ibu adalah "me time". Biasanya seorang wanita akan menyempatkan diri untuk "me time" agar pikiran tetap waras dan normal. Bukan berarti wanita yang tidak melakukan aktivitas me time adalah wanita tidak normal. Namun dengan keharusannya dan kemampuannya sebagai multitasker, seorang perempuan khususnya ibu memerlukan waktu khusus untuk dirinya sendiri. Aktivitas-aktivitas me time ini tergantung personal masing-masing dari si ibu. Ada ibu yang suka memasak dan melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya seperti berberes rumah, berkebun, atau santai sekalipun. Namun ibu-ibu yang bisa melakukan me time dengan mengambil cuti dari tempat kerja biasanya adalah yang tidak mempunyai anak kecil atau anak-anaknya telah besar semua sehingga tidak perlu lagi diurus untuk urusan sepele.

Demikianlah beberapa aktivitas yang bisa dilakukan oleh ibu ibu pekerja. Seorang ibu bagaimanapun akan mengambil prioritas yang berkaitan dengan hati dan perasaan. Sebagai ibu pekerja saya sangat mengerti kebutuhan-kebutuhan tersebut. bagaimana dengan calon ibu tetapi sudah bekerja sekarang? Jangan kuatir, tidak ada masalah yang tidak ada solusi. Jika saatnya telah menjadi ibu dan tetap bekerja, maka ambillah kesempatan cuti tahunan, tidak untuk kepentingan keluarga, pikirkan sesekali diri sendiri biar ibu tetap berbahagia. Ibu berbahagia akan membahagiakan anggota keluarganya juga.

Sumber Foto : https://www.google.com/search?q=foto+ibu+pekerja&rlz=1C1CHBD_enID895ID895&sxsrf=APq-WBsXU22Gj4mswHDEfR5T8-Qx4K1INA:1649906275174&tbm=isch&source=iu&ictx=1&vet=1&fir=V6tJgN96ar2q7M%252C0cyT9rSP2JovLM%252C_%253BS198bwCHDhE4pM%252CB_xiyQIS4UuHbM%252C_%253B6KzsTR3fY6h7lM%252CdPfHi-DBL9l9ZM%252C_%253BnPxwuSNtAdHP-M%252CxxomqgXfeDGdXM%252C_%253BL-dbk5e-JBzG1M%252CJG8CxeDUtIZz-M%252C_%253BR7xmJCtsOSUy0M%252CnTXfj37Vmrun1M%252C_%253B5WgUSmDeRhXW6M%252CgJBdsaN9TXMyLM%252C_%253BNf1t8ps_AJzCrM%252Cvpi2zNs6On7oEM%252C_%253B8Bz15LuzO3CEOM%252CiqE2aLXmW9hT9M%252C_%253B1_A9VIJktGTdpM%252CwsP_-WyG8wWjuM%252C_%253Bl1S5jj1N4s3wWM%252C5TbbflsMtKLQ5M%252C_%253BIAOEzXd-sCFikM%252C5aDqVO14S76oMM%252C_&usg=AI4_-kQtLxfBN1qCGfCn3AdizEm-or4yKw&sa=X&ved=2ahUKEwi_5Mbry5L3AhWqSWwGHZDEAcsQ9QF6BAgSEAE#imgrc=6KzsTR3fY6h7lM

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Menulis adalah berbagi ilmu jariyah

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Optimis Raih AIPT Unggul, Unismuh Gelar Rapat Evaluasi Persiapan Akreditasi

Image

Peduli Banjir Pati, Wadja Group Salurkan Bantuan Logistik

Image

Bantu Korban Gempa Cianjur, Mapala Umri Salurkan Bantuan Donasi dan Kirim Relawan

Image

Darurat Penggunaan Gadget pada Anak, Ibu Profesional Depok Ajak Orang Tua Melek Teknologi

Image

Kegiatan Ibadah Rohani Kristen Di Lapas Brebes

Image

Gelar Expo Program Wirausaha Merdeka, Unismuh Sukses Cetak Ribuan Enterpreneur Baru

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image