Mau Investasi ETF Takut Nggak Likuid? Tenang Ada Dealer Partisipan

Image
Dhea Anggraini
Bisnis | Monday, 11 Apr 2022, 15:26 WIB

Hingga kini masih ada sedikit keraguan bagi sebagian kecil investor yang baru kenal dengan yang namanya Exchange Traded Fund (ETF). Meski reksa dana yang diperdagangkan di jam bursa ini sudah masuk Indonesia sejak 2007, tapi baru sedikit yang mengenalnya dengan baik. Padahal, produk ETF ini memiliki banyak keunggulan seperti efisien, transparan dan fleksibel.

Salah satu "ketakutan" pemula untuk berinvestasi ETF adalah soal likuiditas. Nyatanya, soal likuiditas ETF ini wajib dipahami kalau di dalam reksa dana bursa ada pihak yang menjaga likuiditas transaksi ETF.

Menjaga atau menyediakan likuiditas artinya membeli dan menjual ETF yang dalam praktiknya dengan istilah khusus yakni creation dan redemption. Pihak melakukan hal ini di ETF dinamakan Dealer Partisipan. Likuiditas yang demikian inilah yang menjadi pembeda dengan reksa dana tertutup (close end fun). Kehadiran Dealer Partisipan menjadi pembeda utama reksa dana dan ETF.

Secara khusus pada pasar primer (primary market) memang harus ada pihak yang membantu pemodal yang ingin membeli atau menjual unit penyertaan ETF dalam satuan Unit Kreasi (jumlah besar). Di pasar primer ini Dealer Partisipan dapat dikatakan sebagai penyedia layanan agar investor bisa melakukan creation dan redemption dengan mudah.

Sementara itu di pasar sekunder (secondary market) yang bisa dinikmati investor retail alias tidak harus dalam jumlah besar, Dealer Partisipan yang berperan sebagai penyedia likuiditas maka ia berperan sebagai market maker sehingga menyediakan kuotasi bid dan offer selama jam perdagangan di bursa.

Karena ada penjaga market ini maka likuiditas transaksi ETF pun lebih terjamin. Dengan demikian peran Dealer Partisipan jelas yakni membantu pemodal untuk membeli atau menjual ETF karena pemodal memang tidak bisa langsung membeli Unit Penyertaan ETF pada Manajer Investasi (MI).

Menariknya, creation dan redemption ETF saat ini mudah dilakukan dengan smartphone di genggaman tangan untuk semua transaksi baik di pasar primer maupun sekunder. Semisal dengan aplikasi IPOT milik Indo Premier Sekuritas, transaksi ETF di pasar primer dan sekunder telah difasilitasi.

Creation dan redemption ETF di Pasar Primer (primary market) dalam satuan unit kreasi (1000 Lot = 100.000 unit) dan transaksi di Pasar Sekunder (secondary market) dalam satuan Lot (1 lot = 100 Unit Penyertaan) mudah dilakukan dengan gadget di tangan.

So, transaksi ETF baik di Pasar Primer dan Pasar Sekunder pun sangat likuid sehingga investor pemula bisa tenang dalam investasinya. Dealer Partisipan menjaga likuiditas transaksi ETF.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

3 Prinsip Pengelolaan Reksa Dana Syariah

Seluk-Beluk Investasi Saham Syariah

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Mewujudkan Pemuda Islam yang Kuat dan Tangguh

Image

Mahsa Amini, Perempuan dan Islam

Image

PK Bapas Purwokerto Tindaklanjuti Usulan Pembebasan Bersyarat

Image

Pastikan Kondisi Aman, Petugas Rutan Jepara Rutin Lakukan Trolling

Image

Pembayaran Pajak Sarang Burung Walet Menuai Pro dan Kontra

Image

Mengenal Apa Itu Delik Pers. Apakah Hanya Berkutat Pada Kesalahan Pers?

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image