Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Najwa Khusnul Khotimah

Pernah Viral di Media Sosial, Bagaimana Kondisi Wisata Perahu Kalimas Saat Ini?

Wisata | 2026-10-02 15:35:28
Gambar 1. Ticket Box Wisata Perahu Kalimas Surabaya (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Halo, Sobat Pelancong! Siapa yang tidak tahu Kota Surabaya? Atau, belum pernah mengunjungi Kota Surabaya? Kota Surabaya sendiri terkenal sebagai Kota Pahlawan. Tentu saja jika dilihat dari kacamata pariwisata kebanyakan pilihan destinasi wisata yang berada di Surabaya termasuk dalam wisata heritage atau wisata sejarah seperti Museum 10 November, Tugu Pahlawan, Monumen Kapal Selam, hingga kampung sejarah seperti Kampung Peneleh. Namun, siapa sangka Kota Surabaya memiliki wisata rekreasi yang dapat menjadi opsi Sobat Pelancong saat berada di Surabaya.

Perkenalkan, Wisata Perahu Kalimas Surabaya! Wisata ini memberikan pengalaman menyusuri Sungai Kalimas Surabaya menggunakan perahu. Sobat Pelancong dapat menikmati suasana harian Kota Surabaya dari sudut pandang berbeda karena menaiki perahu di Sungai Kalimas, seperti pemandangan Taman Prestasi Surabaya, Monumen Kapal Selam, Gedung perkantoran dan Mal di Surabaya, bahkan jika ingin melihat kemacetan Kota Surabaya dari sudut yang berbeda juga bisa.

Gambar 2. Wisata Perahu Kalimas Surabaya (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Sedikit informasi bagi Sobat Pelancong, Sungai Kalimas sendiri memiliki sejarah yang sangat erat dengan Kota Surabaya sejak era sebelum masa kemerdekaan. Sejak abad ke-13 atau pada masa Kerajaan Majapahit, Sungai Kalimas sudah dijadikan sebagai jalur transportasi. Peran tersebut membawa Kota Surabaya mengalami perkembangan yang cukup besar hingga era Kolonial Belanda. Sehingga banyak tempat peninggalan dari Kolonial Belanda yang berada di sepanjang Sungai Kalimas seperti Jembatan Gubeng, Gedung Grahadi, dan Taman Budaya atau Gedung Cakdurasim.

Mengingat bahwa Sungai Kalimas pernah menjadi jalur transportasi sejak masa Kerajaan Majapahit, salah satu penelitian yang dilakukan oleh universitas ternama di Surabaya yakni Universitas Airlangga, menyebutkan bahwa sejak tahun 2001 telah terdapat objek wisata air Kalimas. Bisa dikatakan bahwa Wisata Perahu Kalimas sudah ada dan beroperasi sejak tahun 2001 loh, Sobat Pelancong.

Namun, pernah terpikirkan tidak, mengapa Wisata Perahu Kalimas sering kali menjadi hal baru bagi beberapa orang? Pada tahun 2020 Wisata Perahu Kalimas mengalami fase perkembangan namun terhenti karena pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Hingga pada tahun 2022 terdapat kegiatan revitalisasi pertama yang diresmikan oleh Cak Eri (Wali Kota Surabaya) dengan konsep “kalimas reborn.” Revitalisasi yang kedua dilakukan pada tahun 2024 dengan melakukan perapihan penataan di sekitar Sungai Kalimas, menambahkan pemasangan lampu dekoratif dan memindahkan pedagang kaki lima di bantaran Kalimas Timur ke Sentra Wisata Kuliner (SWK).

Pada revitalisasi kedua ini, topik mengenai Wisata Perahu Kalimas meledak di media sosial. Potongan video yang menampilkan keindahan pemandangan yang didapatkan dengan menaiki perahu di Sungai Kalimas di malam hari sukses mencuri perhatian wisatawan baik di Surabaya maupun di luar Surabaya. Hal ini menimbulkan lonjakan kunjungan pengunjung, terutama pada akhir pekan yang membuat terjadinya perebutan tiket atau war tiket untuk menaiki perahu di Sungai Kalimas. Sehingga pada saat itu, kerap kali wisatawan pulang dengan tangan kosong karena kalah dalam mengamankan tiket mereka.

Seiring berjalannya waktu, pertanyaan yang muncul kemudian adalah apakah antusiasme tersebut hanya bertahan selama Wisata Perahu Kalimas masih menjadi perbincangan di media sosial atau pengunjung masih tertarik untuk datang setelah tren tersebut berlalu?

“Banyak yang tetap ke sini, terutama sesi malam di akhir pekan kak,” Tutur Genta, salah satu pengemudi perahu di Wisata Perahu Sungai Kalimas. Hingga saat ini, masih banyak pengunjung yang melakukan kunjungan pada Wisata Perahu Kalimas. “Masih banyak juga yang datang sambil buat video ke sini, tapi paling sering ya pas sesi malam hari itu.” Tambah Genta.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ramainya Wisata Perahu Kalimas tidak terhenti meskipun perhatian media sosial mulai berkurang. Sesi malam menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang masih melakukan kunjungan di Wisata Perahu Kalimas Surabaya.

Dengan jumlah kunjungan yang tetap mengalami kestabilan, pengelola wisata (Pemerintah Kota Surabaya) terus berupaya melakukan pemeliharaan dan penjagaan fasilitas. Sehingga dapat membuat kunjungan wisatawan tetap merasa menyenangkan.

“Saya dua kali melakukan kunjungan di sini, ini yang kedua, lebih bagus sih kak, dari pengemudinya juga informatif dan ramah,” Ujar Nimas, salah satu pengunjung Wisata Perahu Kalimas yang berasal dari Surabaya. Baginya, kunjungan yang dilakukan di Wisata Perahu Kalimas cukup memuaskan dengan pelayanan dan informatif yang didapatkan selama di area Wisata Perahu Kalimas.

“Mudah juga kan, kalau mau ke sini tinggal buka website, pesan tiket, bayar, dan tinggal cetak deh.” Tambahnya. Kemudahan pelayanan dan informasi yang didapatkan melalui media sosial, salah satunya adalah website resmi berhasil memberikan kemudahan dan kepraktisan bagi pengunjung maupun calon pengunjung Wisata Perahu Kalimas. Sehingga potensi berdesak-desakan dengan pengunjung lain dapat berkurang dan pengunjung menjadi nyaman dan puas dalam mendapatkan pengalaman wisata.

Dengan begitu, kondisi Wisata Perahu Kalimas saat ini bukan hanya soal masih adanya pengunjung yang datang. Tetapi pengalaman selama perjalanan, pelayanan dari pengemudi, hingga kemudahan mendapatkan informasi juga ikut menentukan daya tarik Wisata Perahu Kalimas ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa perhatian yang sebelumnya muncul di media sosial masih dapat berlanjut menjadi pengalaman wisata secara langsung.

Gambar 3. Dermaga Taman Prestasi (Sumber: Dokumentasi penulis)

Wisata Perahu Kalimas menjadi salah satu bukti destinasi wisata yang tetap dapat mempertahankan citranya setelah mengalami “viral” di media sosial. Sehingga tidak heran jika terdapat pengunjung melakukan kunjungan berulang kali di Wisata Perahu Kalimas.

Bagi Sobat Pelancong yang tidak ingin ketinggalan mencoba pengalaman menikmati Kota Surabaya dari atas perahu, Wisata Perahu Kalimas memiliki dermaga utama yang berlokasi di Taman Prestasi. Wisata Perahu Kalimas menyediakan dua rute yang dapat dinaiki oleh Sobat Pelancong, yakni rute Taman Prestasi – Museum Pendidikan dengan tarif tiket sebesar Rp7.000 dan rute Taman Prestasi – Monumen Kapal Selam dengan tarif tiket sebesar Rp10.000.

Rute Wisata Perahu Kalimas tersedia dalam tiga sesi, yakni sesi pagi, sesi siang, dan sesi malam. Pemesanan tiket dapat dilakukan secara daring melalui website tiketwisata.surabaya.go.id 10 menit sebelum sesi yang diinginkan. Dengan catatan untuk tiket yang sudah dibeli bersifat nonrefundable (tidak bisa dikembalikan) serta juga memperhatikan debit air surut dan kondisi cuaca pada saat itu. Tenang saja Sobat Pelancong tidak perlu khawatir tidak bisa mendapatkan tiket Wisata Perahu Kalimas, karena di Wisata Perahu Kalimas menyediakan kuota 200 orang per sesi.

Sobat Pelancong juga dapat mengakses informasi mengenai Wisata Perahu Kalimas Surabaya pada akun media sosial mereka @wisataperahukalimas (Instagram) dan situs website tiketwisata.surabaya.go.id.

Jadi tunggu apalagi? Segera cek jadwalmu dan jadwalkan kunjungan di Wisata Perahu Kalimas Surabaya. Salam Pelancong!

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image