Biografi Lengkap Mas Wiryo Soetarto (Polo Kentus)
Sejarah | 2026-09-30 13:17:12
Mas Wiryo Soetarto (dikenal luas oleh masyarakat sebagai Kentus atau Polo Kentus adalah seorang tokoh pejuang teritorial, birokrat, dan politisi lokal yang berasal dari Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Beliau lahir di Gunung Kendil, Tirtomoyo, Wonogiri pada tanggal 17 November 1916. Beliau merupakan putra dari pasangan Mas Prawiro Prahasto (Demang Tunggul) dan Mbok Mas Demang Taroewirjoso (Suwarti/Koening).
Riwayat Pendidikan :
1. Hollandsch-Inlandsche School (HIS): Sekolah dasar pada masa pemerintahan Hindia Belanda.
2. SMP Negeri 1 Jatisrono: Menyelesaikan pendidikan menengah pertama bagian b ilmu pasti dan lulus pada tahun 1955.
3. Kursus Persiapan Sosial: Menempuh pendidikan kursus kedinasan di Yogyakarta pada tahun 1957.
4. Kursus Kader Koperasi Tingkat Dasar: Menyelesaikan pelatihan koperasi di Kabupaten Wonogiri pada tahun 1971.
Riwayat Perjuangan & Karier
Militer :
- Tergabung ke dalam Pasukan Cie 3 Batalyon 55 Brigade V Divisi 3 : Di masa Agresi Militer Belanda 2, beliau menjabat sebagai Komandan Pemerintah Militer Kecamatan Teritorial (PMKT) Jatisrono dan sempat membantu PMKT Jatipurno hingga 31 Maret 1950.
- Operasi Keamanan Teritorial (1968): Berdasarkan Surat Perintah Resmi Nomor: PRIN.001/T.W/1968 tertanggal 7 Juni 1968, Mas Wiryo Soetarto terdaftar secara resmi sebagai anggota di bawah Komando Pleton JON VED BE XVII KIE SKA TON WONOGIRI (Batalyon Pembela XVII Kompi Surakarta Platon Wonogiri). Beliau diperintahkan langsung oleh Detasemen Polisi Militer (CPM) Wonogiri untuk membantu secara aktif seluruh kesatuan komando dalam operasi penumpasan sisa-sisa gerakan P.K.I di wilayah teritorial Wonogiri.
- Birokrasi & Sosial: Menjabat sebagai Kepala Mitra Perusahaan Padi Sentral pertama di Jatisrono, petugas Sensus Penduduk tahun 1961, serta Kepala Desa Jatisrono ke-1.
- Parlemen & Pemilu: Menjabat sebagai Koordinator KPPS Tingkat 1 pada tahun 1977 dan terpilih sebagai Anggota DPRD Tingkat II Kabupaten Wonogiri periode tahun 1971 hingga 1977.
Berikut 7 penghargaan resmi dari Pemerintah Republik Indonesia :
1. Bintang Gerilya
2. Satyalancana Kemerdekaan Indonesia I
3. Satyalancana Kemerdekaan Indonesia II
4. Satyalancana Peristiwa Kematian GOM I Madiun
5. Surat Keputusan (SK) Pengukuhan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI Golongan A
6. Piagam Penghargaan Komandan Batalyon 55
7. Penghargaan dari Komandan Komando Onder Distrik Militer Wonogiri: Atas jasa yang luar biasa karena membantu PMKT (Pemerintah Militer Kecamatan Teritorial) Jatipurno dalam menghadapi Agresi Militer Belanda II hingga tanggal 31 Maret 1950.
Akhir Hayat :
Mas Wiryo Soetarto wafat pada tanggal 6 Juni 1978 di Jatisrono, Wonogiri pada usia 61 tahun. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya kepada negara, jenazah beliau dimakamkan di TPU Karangwage, Dusun Sambi, Desa Watangsono, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri dengan upacara penghormatan veteran memakai atribut Bendera Veteran RI.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
