Mentri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot
Politik | 2026-09-15 23:19:47Presiden Prabowo Subianto mencopotnya dalam reshuffle pada Senin, 14 September 2026, dan menunjuk Suahasil Nazara sebagai penggantinya. Purbaya sendiri sudah menjabat sekitar satu tahun sejak tanggal 8 September 2025.
Pemerintah tidak memberi tahu satu alasan yang spesifik terkait di copotnya Purbaya sebagai Mentri Keuangan. Namun ada beberapa faktor yang berada di balik keputusan tersebut.
1. Pergantian secara mendadak
Pada Senin siang Purbaya masih mengikuti rapat di DPR. Kemudian beliau mendapatkan telfon dari Istana dan harus meninggalkan rapat tersebut. Dalam beberapa jam kemudian, Suahasil Nazara dilantik sebagai Mentri keuangan yang baru.
2. Persoalan kredibilitas kebijakan fiskal
Pemerintah mengejar pertumbuhan ekonomi yang agresif. Namun di sisi lain, defisit APBN melebar. Reuters melaporkan bahwa masa purbaya diwarnai pelemahan rupiah, kenaikan defisit fiskal serta kekhawatiran investor terhadap jumlah kebijakan ekonomi. Pasar mulai mempertanyakan apakah pemerintah masih memiliki jangkar fiskal yang cukup kuat.
Jadi, Apakah Purbaya GAGAL?
Kalau melihat dari data dan berbagai laporan, gambarannya lebih kompleks :
1. Pertumbuhan ekonomi relatif kuat
2. Stimulus ekonomi agresif
3. Rupiah mengalami tekanan
4. Kepercayaan investor menjadi persoalan
5. Hubungan kebijakan moneter menimbulkan berbagai pertanyaan
6. Kredibilitas fiskal tampaknya ingin diperkuat melalui pengangkatan Suahasil Nazara.
Jadi tidak menyimpulkan bahwa "Purbaya dicopot karena ekonomi Indonesia gagal" karna itu terlalu sederhana.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
