WFH: Bekerja dari Rumah, Benarkah Lebih Santai?
Bisnis | 2026-08-30 08:39:24
Bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mungkin terdengar seperti pekerjaan impian. Tidak perlu berangkat pagi-pagi, tidak terjebak macet, bahkan bisa bekerja sambil menikmati suasana rumah.
Tapi, benarkah WFH sesantai itu?
Nyatanya, bekerja dari rumah tetap membutuhkan tanggung jawab dan kedisiplinan. Justru karena tidak ada suasana kantor yang membatasi, kita harus mampu mengatur waktu dan pekerjaan sendiri.
Bukan Sekadar Pindah Tempat Kerja
WFH bukan berarti bekerja sambil rebahan seharian.
Ketika bekerja dari rumah, komunikasi dengan tim tetap harus berjalan. Rapat tetap dilakukan, pekerjaan tetap memiliki target, dan setiap tugas harus diselesaikan sesuai waktunya.
Teknologi menjadi kunci dalam proses tersebut. Laptop, internet, aplikasi komunikasi, hingga berbagai platform digital membuat pekerjaan tetap dapat berjalan meskipun anggota tim berada di tempat yang berbeda.
Hal inilah yang juga menjadi bagian dari cara kerja Sanggabiz.
Sebagai virtual business partner, Sanggabiz menyediakan berbagai layanan seperti virtual finance & tax, virtual operation, virtual HR, dan virtual project management. Konsep tersebut memungkinkan pekerjaan dan kolaborasi dilakukan secara lebih fleksibel dengan dukungan teknologi.
Ada Enaknya, Ada Tantangannya
Salah satu keuntungan WFH adalah fleksibilitas. Kita dapat menghemat waktu perjalanan dan memiliki ruang yang lebih bebas untuk mengatur aktivitas.
Namun, tantangannya juga tidak sedikit.
Bekerja dari rumah membutuhkan kemampuan mengatur waktu, menjaga fokus, dan memisahkan waktu kerja dengan waktu pribadi. Belum lagi gangguan seperti kasur yang terasa lebih nyaman daripada kursi kerja.
Karena itu, WFH bukan tentang siapa yang paling santai, tetapi siapa yang paling mampu bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.
Ketika Kantor Tidak Lagi Harus Berupa Gedung
Perkembangan teknologi membuat batas antara “kantor” dan “rumah” semakin fleksibel.
Sanggabiz menjadi salah satu contoh bagaimana pekerjaan berbasis digital dapat dilakukan dengan konsep virtual. Selama komunikasi, sistem kerja, dan tanggung jawab berjalan dengan baik, pekerjaan tidak selalu harus dilakukan dari satu tempat.
Pada akhirnya, WFH bukan hanya tentang “kerja dari rumah”, tetapi tentang bagaimana teknologi mengubah cara kita bekerja.
Mungkin suatu hari nanti, pertanyaan “Kantormu di mana?” tidak lagi menjadi hal yang paling penting.
Yang lebih penting adalah: “Kerjanya bagaimana?”
Deska Anggityas
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
