Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Salsabila Azzahra R.

Bahaya Mengintai di Balik Kebiasaan Tidur Dekat Ponsel yang Mengisi Daya

Gaya Hidup | 2026-08-13 09:12:23

Menjelang tidur, memainkan ponsel hingga tertidur lelap menjadi rutinitas bagi banyak orang. Ponsel sering kali dibiarkan tetap terhubung dengan pengisi daya (charger) dan diletakkan tepat di samping bantal atau kasur. Kebiasaan yang terlihat sepele ini ternyata menyimpan risiko kesehatan yang tidak boleh diabaikan.

https://antarpapua.com/brain-rot-bahaya-lemah-otak-akibat-kecanduan-gadget/

Proses pengisian daya listrik menghasilkan panas pada perangkat ponsel maupun adaptornya. Jika ponsel diletakkan di atas kasur, bantal, atau tertutup selimut, panas yang dihasilkan tidak dapat tersirkulasi dengan baik. Hal ini meningkatkan risiko overheating (panas berlebih) pada baterai litium-ion yang dapat memicu korsleting listrik hingga potensi kebakaran. Selain risiko fisik, kebiasaan ini juga mengganggu pola dan kualitas tidur seseorang.

Layar ponsel memancarkan paparan blue light (cahaya biru) yang dapat menekan produksi hormon melatonin, yaitu hormon alami yang mengatur siklus tidur manusia. Menurut World Health Organization (WHO), gangguan pada siklus tidur kronis berpotensi menurunkan sistem kekebalan tubuh serta meningkatkan risiko gangguan metabolisme. Meletakkan ponsel di dekat kepala saat mengisi daya juga membuat seseorang rentan terbangun akibat paparan radiasi cahaya notifikasi berulang di malam hari.

Guna menjaga kualitas kesehatan dan keselamatan diri, mulailah menghentikan kebiasaan ini. Isi daya ponsel di area yang datar, memiliki sirkulasi udara baik, serta berjarak aman dari tempat tidur minimal 1 hingga 2 meter sebelum Anda beristirahat.

  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Mengenal Dampak Buruk Paparan Blue Light Sebelum Tidur bagi Kesehatan. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kemenkes RI. https://ayosehat.kemkes.go.id
  • World Health Organization. (2019). Radiation: Electromagnetic fields and public health - Mobile phones. World Health Organization. https://www.who.int

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Terpopuler di

 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image