Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa UAD Ukir Prestasi di Dahlan Culture Festival

Lomba | 2026-07-28 14:36:55
Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara 2 lomba video kreatif Dahlan Culture Festival 2026 (Foto. Varanssa)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi di bidang kreativitas. Tim mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi berhasil meraih Juara 2 Lomba Video Kreatif dalam ajang Dahlan Culture Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Kampus UMY pada 18 Juli 2026.

Tim yang terdiri atas Varanssa Cloudys Dy September, Aninda Rahayu, dan Arkan Taqi Adhiya Prigma Buana berhasil memukau dewan juri melalui karya video kreatif yang mengangkat keindahan dan daya tarik Kota Yogyakarta sebagai kota pelajar dan destinasi budaya.

Varanssa Cloudys Dy September mengatakan, "Saya sangat senang sekali. Ini merupakan kejuaraan pertama saya di Yogyakarta sehingga menjadi pengalaman yang memiliki kenangan tersendiri dan akan selalu saya ingat," ujarnya.

Menurut Varanssa, ide utama video yang mereka buat berangkat dari keinginannya untuk memperkenalkan Yogyakarta kepada masyarakat yang belum memiliki kesempatan merasakan kehidupan sebagai mahasiswa di kota tersebut. "Karena saya berkuliah di Yogyakarta, saya ingin memperkenalkan kota ini lebih dalam kepada teman-teman yang mungkin belum pernah kuliah atau tinggal di sini. Saya ingin menunjukkan bahwa Yogyakarta memiliki banyak hal menarik yang layak dikenal," katanya.

Proses produksi video dilakukan secara kolaboratif selama satu pekan, mulai dari penyusunan konsep, penulisan naskah, penyusunan storyboard, pengambilan gambar, hingga proses penyuntingan. Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, ketiga anggota tim memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan untuk menghasilkan karya yang berkualitas.

"Kami bertiga memang berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi, sehingga sudah terbiasa belajar mengenai penulisan naskah, penyusunan narasi, teknik pengambilan gambar, hingga manajemen produksi video. Hal itu membuat kerja sama dan chemistry kami selama proses produksi berjalan dengan sangat baik," jelasnya.

Ia menilai keberhasilan tim meraih Juara 2 tidak terlepas dari kualitas teknis video yang disajikan. Menurutnya, penyampaian narasi yang jelas, pengambilan gambar yang terstruktur, serta penggunaan materi visual yang bebas hak cipta menjadi nilai lebih dari karya yang mereka hasilkan.

Meski pada awalnya tidak terlalu percaya diri untuk meraih kemenangan, hasil yang diperoleh justru menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus berkarya di bidang videografi. "Pengalaman ini membuat kami semakin yakin untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan," tuturnya.

Varanssa berharap prestasi tersebut menjadi awal yang baik bagi perjalanan akademik dan pengembangan dirinya, terutama dalam menentukan peminatan yang akan dipilih pada semester lima, yakni antara bidang Broadcasting atau Public Relations.

Varanssa menambahkan, "Jangan takut kalah atau merasa minder karena tidak memiliki perangkat yang mahal. Kami pun membuat video ini hanya menggunakan telepon genggam Android. Yang terpenting adalah kemauan untuk belajar, terus mencoba, dan berani menunjukkan karya," pesannya. (Mawar)

uad.ac.id

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image