Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image NAJWA WIHARYANA

Fresh Graduate 101: Kapan Harus Bikin NPWP?

Politik | 2026-07-15 10:45:03

"Selamat, Anda diterima bekerja." Rasanya pasti lega banget setelah berkali-kali kirim CV, ikut tes, sampai deg-degan nunggu hasil interview. Tapi, di tengah euforia itu, HR tiba-tiba nanya, "Sudah punya NPWP?" Nah, di titik ini banyak fresh graduate langsung bingung. "Emang harus bikin sekarang? Bukannya nanti aja kalau udah gajian?"

Kalau kamu pernah kepikiran hal yang sama, tenang, kamu nggak sendirian. Faktanya, masih banyak lulusan baru yang belum paham kapan waktu yang tepat untuk membuat NPWP. Selama kuliah, kita lebih sering diajarkan cara bikin CV yang menarik, menyusun portofolio, atau menghadapi interview. Sayangnya, bekal tentang administrasi perpajakan justru sering terlewat.

Sumber: Pajak.go.id

Lalu, sebenarnya kapan sih fresh graduate harus bikin NPWP? Jawabannya bukan saat lulus kuliah, melainkan ketika sudah memenuhi persyaratan sebagai wajib pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam praktiknya, banyak perusahaan meminta karyawan baru memiliki NPWP sebagai bagian dari proses administrasi. Jadi, kalau kamu sudah menerima offering letter atau akan mulai bekerja, tidak ada salahnya mulai mengurus NPWP agar proses administrasi berjalan lebih lancar.

Perlu dipahami juga, memiliki NPWP bukan berarti otomatis harus membayar pajak. Besarnya pajak yang harus dibayar bergantung pada ketentuan perpajakan dan jumlah penghasilan yang diterima. Artinya, jangan buru-buru panik hanya karena diminta membuat NPWP. Yang lebih penting adalah memahami fungsi NPWP dan mengetahui kapan kewajiban perpajakan benar-benar mulai berlaku.

Masalahnya, masih banyak anak muda yang menganggap urusan pajak itu ribet atau hanya penting bagi mereka yang bergaji besar. Padahal, semakin cepat memahami dasar-dasar perpajakan, semakin mudah pula kita menjalani kehidupan profesional. Apalagi sekarang mengurus NPWP sudah bisa dilakukan secara online, sehingga prosesnya jauh lebih praktis dibanding beberapa tahun lalu.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image