Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image fabiyan zarkasih

Ketika Media Sosial Menjadi Panggung Promosi Judi Online

Eduaksi | 2026-06-18 10:45:31
sumber:https//www.detik.com

Media sosial seharusnya menjadi ruang untuk berbagi informasi, membangun relasi, dan mengembangkan kreativitas. Namun, realitas yang terjadi saat ini justru memperlihatkan sisi lain yang mengkhawatirkan. Platform digital semakin dipenuhi oleh promosi judi online yang dikemas secara menarik melalui iklan, konten hiburan, hingga endorsement dari figur publik dan influencer. Fenomena ini menunjukkan adanya krisis etika dalam penggunaan media sosial.

Promosi judi online bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga pelanggaran terhadap etika komunikasi. Demi meraih keuntungan, para pelaku sengaja membangun narasi yang menyesatkan dengan menampilkan kemenangan besar dan gaya hidup mewah, sementara risiko kerugian, kecanduan, dan kehancuran ekonomi disembunyikan. Akibatnya, banyak masyarakat, terutama generasi muda, terjebak dalam harapan semu untuk memperoleh kekayaan secara instan.

Lebih memprihatinkan lagi, media sosial yang seharusnya menjadi sarana edukasi dan pengembangan diri justru berubah menjadi alat normalisasi perjudian. Tidak sedikit korban judi online yang mengalami kerugian finansial, konflik keluarga, hingga terjerumus pada tindakan kriminal demi menutupi kekalahan yang terus berulang.

Kebebasan berekspresi di ruang digital tidak boleh dimaknai sebagai kebebasan tanpa tanggung jawab. Setiap pengguna media sosial memiliki kewajiban moral untuk tidak menyebarkan konten yang merugikan orang lain. Influencer, kreator konten, maupun masyarakat umum harus menyadari bahwa setiap unggahan memiliki dampak sosial yang nyata.

Sudah saatnya media sosial dikembalikan pada fungsi utamanya sebagai ruang yang sehat, edukatif, dan produktif. Membangun literasi digital dan kesadaran etika merupakan langkah penting untuk mencegah semakin meluasnya pengaruh judi online. Sebab, masa depan generasi muda tidak boleh dipertaruhkan demi keuntungan sesaat yang ditawarkan oleh perjudian digital.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image