Hancur 1-7, Tapi Curacao Justru Bikin Jerman Terbelalak Karena Momen Ini!
Sports | 2026-06-15 07:44:54
Timnas Jerman mengawali kampanye Grup E Piala Dunia 2026 dengan performa yang sangat dominan. Bertanding di Houston Stadium (NRG Stadium), Texas, Amerika Serikat, Der Panzer sukses melumat tim debutan, Curacao, dengan skor telak 7-1.
Pertandingan ini diwarnai oleh pesta gol yang merata dari skuad asuhan Julian Nagelsmann serta beberapa torehan bersejarah bagi kedua belah pihak.
Jalannya Pertandingan
Jerman tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan taringnya. Laga baru berjalan enam menit, Felix Nmecha langsung membuka keunggulan Jerman lewat tembakan terukur setelah bekerja sama satu-dua dengan Florian Wirtz. Gol ini tercatat sebagai gol tercepat di turnamen Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Meski terus digempur, Curacao sempat memberikan kejutan luar biasa pada menit ke-21. Lewat sebuah skema transisi cepat, Livano Comenencia melepaskan sepakan keras yang berbelok arah setelah mengenai pemain bertahan Jerman dan mengecoh Manuel Neuer. Gol tersebut menjadi momen historis sebagai gol pertama Curacao sepanjang partisipasi mereka di Piala Dunia.
Namun, kedudukan imbang tidak bertahan lama. Jerman kembali menaikkan intensitas serangan:
Menit 38: Nico Schlotterbeck mengembalikan keunggulan Jerman lewat sundulan tajam memanfaatkan umpan sepak pojok dari Nathaniel Brown.
Menit 45+5: Kai Havertz memperlebar jarak menjadi 3-1 lewat eksekusi penalti yang tenang sebelum turun minum, setelah Nmecha dilanggar di kotak terlarang oleh Riechedly Bazoer.
Memasuki babak kedua, Jerman tampil semakin kejam dan tidak mengendurkan serangan sama sekali:
Menit 46: Baru 69 detik laga berjalan, Jamal Musiala mencetak gol keempat Jerman dari sudut sempit setelah menerima operan akurat dari Joshua Kimmich.
Menit 68: Nathaniel Brown ikut mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan voli yang tenang memanfaatkan umpan matang dari Deniz Undav.
Menit 78: Deniz Undav mencetak gol pada laga debutnya di Piala Dunia berkat kerja sama apik dengan Joshua Kimmich.
Menit 88: Kai Havertz menutup pesta gol Jerman dengan mencetak brace lewat tendangan cungkil (chip shot) cerdas melewati kiper Eloy Room setelah menerima umpan terobosan dari Undav. Skor berakhir 7-1.
Catatan Bersejarah & Rekor Laga
Pecah Rekor Umur Pelatih: Pertandingan ini mencatatkan jarak usia terbesar antara dua pelatih dalam sejarah Piala Dunia. Dick Advocaat (Curacao) menjadi pelatih tertua dalam sejarah turnamen pada usia 78 tahun, berhadapan dengan Julian Nagelsmann (Jerman) yang merupakan pelatih termuda di edisi ini (38 tahun).
Kembalinya Manuel Neuer: Kiper veteran Jerman ini menjadi penjaga gawang kedua dalam sejarah sepak bola yang mampu tampil di lima edisi Piala Dunia berbeda, menyamai rekor legenda Meksiko, Antonio Carbajal. Ia juga memecahkan rekor Lothar Matthaus sebagai pemain Jerman tertua yang tampil di turnamen besar (40 tahun 79 hari).
Samai Rekor Gol: Kemenangan 7-1 ini menyamai catatan gol terbanyak yang pernah dicetak Jerman dalam satu pertandingan Piala Dunia, serupa dengan momen ikonik saat mereka membantai tuan rumah Brasil di semifinal Piala Dunia 2014.
Dengan hasil impresif ini, Jerman memimpin klasemen sementara Grup E dengan koleksi 3 poin dan keunggulan selisih gol yang sangat masif (+6), sementara Curacao harus puas berada di posisi juru kunci. Pada pertandingan berikutnya, Jerman dijadwalkan akan menantang Pantai Gading, sedangkan Curacao akan menghadapi Ekuador.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
