Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Universitas Ahmad Dahlan

UMKM Hijau dan Tata Kelola Syariah

Edukasi | 2026-06-12 18:04:19
Doctoral Talk dan Diseminasi Doktor dalam forum kolaborasi antara FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan FE UNISKA (Foto. Septi)

Agenda Doctoral Talk dan Diseminasi Doktor dalam forum kolaborasi antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA) menjadi wadah ilmiah yang berbobot. Sesi ini menampilkan pemaparan hasil riset mutakhir dari para dosen FEB UAD yang baru saja merampungkan studi S3 mereka.

Sesi pemaparan materi pertama dibawakan oleh dosen FEB UAD yang mengkaji sektor usaha mikro. Secara umum, materi ini membahas mengenai hubungan antara kemandirian (independent) dan ranah privat pelaku usaha yang terjadi secara konsisten. Menggunakan landasan dynamic capability theory, riset ini menganalisis kemampuan UMKM tingkat kecil dan menengah dalam mengatur kekuatan serta membaca kelemahan internal mereka.

Berdasarkan data yang dihimpun dari 1.778 responden melalui metode purposive sampling terhadap para owner atau manajer, hasil riset menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan yang berwawasan lingkungan harus diimbangi dengan strategi bisnis yang juga ramah lingkungan agar mampu menghasilkan kinerja keberhasilan kritis yang optimal. Salah satu rekomendasi konkretnya adalah komitmen UMKM dalam mengelola limbah, seperti mekanisme pengembalian kemasan plastik dari konsumen ke penjual.

Sesi kedua dilanjutkan dengan presentasi materi oleh Dr. Reni Kawati dari Program Studi Bisnis dan Kewirausahaan. Secara umum, materi ini membahas mengenai potret implementasi model Islamic Good Corporate Governance (ICG) pada lembaga perbankan mikro syariah (BPRS). Dr. Reni menyoroti bahwa konsep tata kelola yang diterapkan saat ini, yang hanya memadukan Good Corporate Governance (GCG) konvensional dengan Shariah Compliance (Kepatuhan Syariah) berdasarkan aturan OJK dan Fatwa DSN-MUI, dinilai masih sangat kurang dalam menyentuh nilai-nilai Islam yang mendalam.

Melalui penelitian lapangan yang dilakukan, Dr. Reni menyusun sebuah model tata kelola ideal bagi lembaga keuangan mikro syariah yang tidak hanya mengadopsi sistem barat, melainkan mengintegrasikan tiga dasar utama Islam, yaitu akidah, syariah, dan akhlak. Aspek akhlak ini mencakup kepedulian sosial-kemanusiaan, perhatian terhadap lingkungan, hingga pelayanan kepada nasabah yang dikategorikan unbankable oleh perbankan umum. Model riset ini bertujuan mewujudkan sistem BPRS yang adil serta membawa kemaslahatan (maslaha) bagi lima komponen utama: pemegang saham (shareholders), nasabah, fakir miskin, alam, serta manajemen dan staf perusahaan.

Pemaparan materi ilmiah ini kemudian dirangkai dengan agenda diseminasi buku karya dosen FEB UAD untuk memperluas kebermanfaatan ilmu pengetahuan di masyarakat. (Septia)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image