Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Marketing DT Peduli 2

Mengantar Bahagia Qurban ke Pulau Maringkik

Filantropi | 2026-06-04 11:16:38
Keindahan Laut Lombok Timur, mengiringi relawan DT Peduli mengantarkan Sapi Qurban untuk Warga di Pulau Maringkik (Sumber : DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | LOMBOK TIMUR - Ombak laut pagi itu belum benar-benar bersahabat. Angin berembus cukup kencang ketika tim DT Peduli bersama warga mulai menaikkan seekor sapi qurban ke atas kapal kayu menuju Pulau Maringkik, Ahad (24/5/2026).

Di tengah perjalanan kemanusiaan itu, momen tak terduga sempat terjadi. Sapi qurban yang akan diseberangkan ke pulau pesisir tersebut sempat terjatuh ke laut dan berenang beberapa saat sebelum akhirnya berhasil dinaikkan kembali ke kapal.

"Kesulitan menaikkan dan menurunkan sapi ke kapal, sempat jatuh dan renang dikit sapinya," ujar Kepala Kantor DT Peduli Mataram-NTB, Ragil, sambil mengenang proses penyaluran qurban yang penuh perjuangan.

Keindahan Laut Lombok Timur, mengiringi relawan DT Peduli mengantarkan Sapi Qurban untuk Warga di Pulau Maringkik (Sumber : DT Peduli)

Perjalanan menuju Pulau Maringkik memang bukan perkara mudah. Tim harus menempuh sekitar 25 menit perjalanan laut sebelum melanjutkan perjalanan sejauh 10 kilometer dengan berjalan kaki menuju lokasi penyaluran. Namun lelah perjalanan itu seolah terbayar lunas ketika kapal mulai merapat di pulau tujuan.

Puluhan warga, terutama ibu-ibu dan anak-anak, telah menunggu dengan wajah penuh antusias. Mereka menyambut kedatangan sapi qurban dengan suka cita di tengah keterbatasan akses yang selama ini mereka rasakan.

"Alhamdulillah disambut hampir puluhan warga, ibu-ibu dan anak-anak di sekitar," kata Ragil.

Sapi qurban tersebut merupakan amanah dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang disalurkan bersama DT Peduli untuk masyarakat Pulau Maringkik. Hewan qurban itu rencananya akan disembelih saat Hari Raya Iduladha mendatang.

Bagi warga di wilayah pesisir tersebut, qurban bukan sekadar pembagian daging. Kehadirannya menjadi simbol perhatian dan kepedulian yang datang menembus laut.

Di Pulau Maringkik, perjalanan qurban bukan hanya soal mengantar hewan sembelihan. Tapi juga ada harapan yang ikut dibawa bersama kapal kecil menuju pulau terpencil di Lombok Timur itu. (Agus ID)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image