Hangatnya Berbagi di Hari Kurban, MBG MAN 2 Bantul Dibagikan Lebih Awal
Eduaksi | 2026-05-30 16:47:01
Hari Raya Iduladha selalu identik dengan semangat berbagi dan kebersamaan. Suasana itulah yang tampak di MAN 2 Bantul pada Jumat (29/5/2026), ketika kegiatan penyembelihan hewan kurban berlangsung berdampingan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa.
Di tengah padatnya aktivitas kurban di lingkungan madrasah, pembagian MBG tetap dilaksanakan dengan penyesuaian waktu agar lebih tertib dan nyaman. Jika biasanya dibagikan menjelang siang, kali ini MBG dibagikan lebih awal, sekitar pukul 09.00 WIB.
Penyesuaian tersebut dilakukan agar distribusi makanan tidak mengganggu jalannya kegiatan kurban sekaligus memudahkan siswa yang mengikuti berbagai aktivitas di madrasah pada hari itu. Sebagian siswa berada di kelas, sementara sebagian lainnya mengikuti lomba memasak olahan daging kurban seperti sate, bakso, tongseng, gulai, dan sop daging.
Pada pembagian kali ini, makanan dibagikan menggunakan wadah thinwall untuk mempermudah distribusi. Dengan sistem tersebut, siswa tidak perlu mengembalikan ompreng sebagaimana biasanya sehingga proses pembagian menjadi lebih praktis dan cepat. Wadah thinwall tersebut dibeli oleh madrasah khusus untuk kebutuhan siswa, sebagai bentuk pelayanan yang lebih fleksibel di hari pelaksanaan kurban.
Salah satu Tim MBG MAN 2 Bantul, Puji Lestari, turut membantu membagikan paket MBG kepada perwakilan siswa dari masing-masing kelas. Pembagian dilakukan secara bergiliran, kemudian siswa membagikannya kembali kepada teman-teman sekelas, baik yang berada di kelas maupun yang sedang mengikuti kegiatan lomba memasak.
Menu MBG hari itu terdiri atas tumis polong, kakiage, potato wedges, dimsum mentai, dan buah semangka. Berdasarkan informasi menu dari SPPG Trirenggo Bantul, paket MBG tersebut mengandung energi sekitar 550–686 kkal dengan kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan serat yang disesuaikan kebutuhan siswa. Menu yang beragam tersebut menjadi salah satu upaya pemenuhan gizi seimbang bagi peserta didik di tengah aktivitas madrasah yang cukup padat.
Di balik proses distribusi yang sederhana, suasana gotong royong dan kepedulian tampak terasa. Para siswa saling membantu membawa dan membagikan makanan kepada teman-temannya. Momentum Iduladha pun menjadi pembelajaran nyata tentang kebersamaan, tanggung jawab, dan semangat berbagi di lingkungan madrasah.
Program MBG yang tetap berjalan di tengah kegiatan kurban menunjukkan bahwa pemenuhan gizi siswa dapat berjalan selaras dengan pendidikan karakter. Hal-hal sederhana seperti berbagi makanan dan saling membantu justru menjadi pengalaman bermakna yang membangun budaya kebersamaan di sekolah.(Pjl)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
