Aku, Bukan Kamu, Kukan Kalian
Sastra | 2026-05-25 16:31:05Di antara bayangan yang tak
Pernah sepadan
Aku berdiri, bukan kamu, bukan mereka
Langit biru terbentang luas
Menyaksikan langkah-langkah yang berbeda
Aku bukan bayangan mu
Yang terpantul
Bukan suaramu yang terdengar di dalam sunyi
Aku berjalan dijalanku sendiri
Melintas waktu yang tak pernah berhenti
Bukan kamu, bukan mereka
Yang mengisi ruang di dalam hatiku
Aku adalah diriku yang tersendiri
Dalam dunia yang terus berputar
Bukan kalian yang membatasi langkahku
Atau tentukan siapa yang harus aku jadi
Aku adalah aku, dengan segala keunikan
Menyongsong cakrawala yang terbentang luas
Dalam setiap detik yang berlalu
Aku hadir dengan segala
Kekurangan dan kelebihan
Bukan kamu, bukan juga kalian
Tapi aku dalam kehidupan yang penuh warna
Puisi yang saya tulis menyampaikan pesan bahwa setiap orang memiliki jalan hidup dan jati dirinya sendiri. Kita tidak harus seperti menjadi orang lain atau mengikuti apa yang mereka inginkan. Manusia memang sering sibuk membandingkan diri, padahal yang paling penting adalah mengenal dan menerima diri sendiri dengan segala kekurangan dan kelebihan.
Kota Karang, Minggu 24 Mei 2026
Aprianus Gregorian Bahtera
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
