Mengenal Batik Lebih Dekat, Kegiatan Edukasi Mahasiswa Universitas BSI untuk Anak SD
Edukasi | 2026-05-19 07:56:48
Depok, 14 April 2026 — Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap warisan budaya bangsa, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Margonda dari kelompok 6 kelas 8D melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai bagian dari tugas Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang bertajuk “Mengenal dan Mencintai Batik sebagai Simbol Kebanggaan dan Kreativitas Bangsa” pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di SD Negeri Cikumpa, tepatnya di kelas 1D dan 1C, mulai pukul 08.00 sampai 08.30 WIB.
Kegiatan yang berlangsung selama 90 menit ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi budaya kepada siswa sekolah dasar. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh ketua pelaksana PM, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari dosen pengampu dan wali kelas 1D dan 1C dari Sekolah Dasar Cikumpa, Sukmajaya, Depok.
Pada sesi inti, peserta mendapatkan materi mengenai sejarah batik, makna batik sebagai identitas nasional, serta pentingnya melestarikan budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman. Materi disampaikan dengan bahasa yang interaktif dan mudah dipahami agar siswa dapat mengenal batik tidak hanya sebagai kain tradisional, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan bangsa. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini melalui pengenalan batik sebagai warisan budaya bangsa. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai makna, nilai, dan proses pembuatan batik sebagai simbol kreativitas dan identitas nasional. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat lebih menghargai serta melestarikan batik sebagai kebanggaan Indonesia.
Sebagai bentuk implementasi nilai “mencintai” budaya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kreativitas berupa pembuatan kipas batik. Dalam sesi ini, siswa diajak untuk menuangkan kreativitas mereka melalui motif-motif batik sederhana pada media kipas. Aktivitas ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta karena memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus edukatif.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran budaya sejak usia dini. “Kami berharap melalui kegiatan ini, adik-adik dapat lebih mengenal batik dan tumbuh rasa bangga untuk mencintai serta melestarikan budaya Indonesia,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi seluruh peserta dan pihak sekolah. Melalui program ini, diharapkan nilai-nilai kecintaan terhadap budaya bangsa dapat terus tumbuh dan diwariskan kepada generasi penerus.
Xenia - 44221907
Kelompok 6 - 44.8D.01
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Bina Sarana Informatika
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
