Pentingnya Bentengi Remaja dari Perilaku Berisiko
Info Terkini | 2026-05-11 09:33:44
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan bertajuk “Teen Power and Protection: Pemberdayaan Remaja Berbasis Sekolah untuk Membangun Kesadaran dan Pilihan Perilaku Sehat” pada 28 dan 29 April 2026 di SMK Muhammadiyah 1 Imogiri, Bantul. Sebanyak 28 siswa terlibat dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini bertujuan membekali remaja dengan pemahaman komprehensif terkait pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial, serta memperkuat kemampuan dalam mengambil keputusan yang sehat dan bertanggung jawab.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan edukasi mengenai karakteristik masa remaja, berbagai bentuk perilaku berisiko beserta dampaknya, serta strategi pencegahan yang dapat dilakukan oleh remaja, keluarga, dan lingkungan sekolah. Selain itu, siswa juga dilatih untuk mengembangkan kemandirian dalam pengambilan keputusan, kemampuan menolak ajakan negatif, serta keterampilan komunikasi asertif.
Sementara itu, pada hari kedua, kegiatan diisi dengan sesi role play komunikasi asertif. Melalui simulasi situasi yang kerap dihadapi remaja, peserta berlatih menghadapi tekanan teman sebaya dan situasi yang berpotensi memicu perilaku berisiko secara interaktif.
Ketua tim pengabdian, Erni Gustina, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen FKM UAD dalam mendukung terbentuknya generasi muda yang sehat dan berkarakter. “Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku positif remaja,” ujarnya.
Melalui program ini, siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat dengan menerapkan perilaku sehat, menjauhi kenakalan, serta membangun relasi sosial yang positif. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah juga diharapkan terus berlanjut guna mencetak generasi remaja yang sehat, unggul, dan berdaya saing. (Doc)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
