Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image MAN 2 Bantul

Gebrakan Literasi Digital! MAN 2 Bantul Uji Ebook Titik Baca, Akses Buku Cukup Scan Barcode

Eduaksi | 2026-04-28 11:21:29

 

Bantul (MAN 2 Bantul) — Inovasi literasi kembali digelorakan MAN 2 Bantul melalui uji coba perpustakaan digital Ebook Titik Baca pada Rabu (15/4/26). Program ini menjadi langkah progresif dalam menghadirkan akses bacaan yang lebih praktis, cepat, dan selaras dengan perkembangan teknologi di lingkungan madrasah.

Pada tahap awal, para guru dilibatkan sebagai pengguna perdana untuk menguji kinerja sistem sekaligus memberikan umpan balik. Dengan konsep yang simpel namun modern, Ebook Titik Baca tidak memerlukan instalasi aplikasi—cukup mengkondisikan barcode, pengguna langsung dapat mengakses koleksi buku digital selama berada dalam radius 100 meter dari titik layanan.

Di MAN 2 Bantul, titik akses ditempatkan di area tiang bendera yang berada di pusat lingkungan sekolah. Penempatan ini dinilai strategis karena mampu menjangkau berbagai area, sehingga memudahkan akses dari ruang kelas, perpustakaan, hingga area terbuka.

Antusiasme terlihat jelas selama uji coba berlangsung. Para guru mencoba mengakses sistem dari berbagai lokasi dan sebagian besar berhasil menjelajahi koleksi digital dengan lancar. Meski demikian, beberapa kendala teknis masih ditemui dan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan sistem ke depan.

Demi memastikan kelancaran, tim pengembang yang dihadiri oleh Budi juga memberikan pendampingan langsung. Ia membantu mengidentifikasi kendala sekaligus memberikan solusi agar sistem dapat dioptimalkan untuk seluruh pengguna.

Kepala Perpustakaan MAN 2 Bantul, Tujilah, mengapresiasi hadirnya inovasi ini. “Ebook Titik Baca menjadi terobosan penting dalam meningkatkan akses literasi. Kami berharap kemudahan ini mampu mendorong minat baca guru dan siswa semakin tinggi,” ungkapnya.

Melalui uji coba ini, MAN 2 Bantul menunjukkan keseriusannya dalam membangun budaya literasi digital. Ke depan, Ebook Titik Baca diharapkan menjadi program unggulan yang tidak hanya mempermudah akses informasi, tetapi juga melahirkan ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis, adaptif, dan inovatif./rys

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image