Api yang Tak Pernah Padam
Sastra | 2026-04-21 18:05:03Kartini menulis di balik sunyi
Dengan pena yang lebih tajam dari pedang
ia melawan tanpa berteriak
Namun suaranya mengguncang zaman
ia percaya perempuan bisa bermimpi
Bukan hanya hidup dalam batas yang dibuat
ia membuka jendela yang lama tertutup
Agar cahaya masuk ke masa depan
Perjuangannya bukan
Sekadar cerita lama
Bukan hanya dikenang tiap tanggal tiba
Tapi hidup dalam langkah
Perempuan hari ini
Yang berani berdiri dan bersuara
Kini kita berjuang dengan cara yang berbeda
Bukan lagi melawan
Larangan yang sama
Tapi melawan rasa takut dan ragu
Yang diam-diam
Memikat jiwa
Api itu masih ada
Meski zaman berubah
Dalam setiap mimpi yang
Terus. Diperjuangkan
Kartini tidak pernah
Benar-benar pergi
Ia hidup dalam keberanian
Yang kita lanjutkan
Makna puisi ini adalah bahwa perjuangan Kartini bukan hanya cerita masa
Lalu, tetapi terus hidup
dalam keberanian perempuan masa kini untuk bermimpi dan melawan batasan.
Pesan yang disampaikan adalah kita harus berani melanjutkan dengan percaya diri, melawan rasa
takut dan terus berjuang
demi masa depan yang lebih adil
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
