Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Universitas Ahmad Dahlan

Perkuat Sinergi dan Literasi Masyarakat

Info Terkini | 2026-04-14 21:06:47
Rapat pleno sekaligus halalbihalal PWI DIY di Aula Islamic Center (IC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar rapat pleno sekaligus halalbihalal di Aula Islamic Center (IC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), pada Sabtu, 11 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua PWI DIY, Drs. Hudono, S.H., mencanangkan pembangunan Grha Pers Pancasila yang naskah akademiknya disusun oleh Prof. Sujito dan Prof. Dr. Muchlas, M.T., sebagai program satu-satunya di Indonesia. Hudono menegaskan bahwa program bergengsi ini memerlukan kolaborasi erat dengan pemangku kepentingan kampus, termasuk rencana pembangunan kembali gedung PWI yang telah memiliki Detail Engineering Design (DED) serta agenda audiensi dengan Ngarsa Dalem.

Selain penguatan organisasi, PWI DIY juga menyiapkan rangkaian acara Hari Pers Nasional (HPN) berupa jalan sehat pada 26 April mendatang dan lomba memasak di Balai Kota Yogyakarta pada 11 Juli 2026.

Dalam bidang pendidikan, PWI DIY menawarkan kolaborasi sertifikasi kompetensi jurnalistik bagi mahasiswa UAD sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), mencontoh skema yang sudah berlaku di Semarang. Hal ini didukung penuh oleh Ketua Dewan Pakar PWI DIY sekaligus Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., yang berharap sinergi ini dapat meningkatkan literasi masyarakat berbasis nilai agama dan budaya di Indonesia.

Acara ditutup dengan tausiah dari Ustaz Rahmadi Wibowo mengenai makna kemakmuran dan keberkahan ibadah di bulan Syawal. Sebagai simbol mempererat silaturahmi, seluruh pengurus PWI DIY dan pihak UAD melakukan sesi foto bersama serta saling bersalaman pada akhir acara. (Anove)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image