Meningkatkan Pengetahuan Manajerial Perawat
Eduaksi | 2026-02-20 14:32:13Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan Pendampingan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Manajemen Keperawatan di RS PKU Muhammadiyah Sampangan pada bulan Juni 2025. Kegiatan ini diketuai oleh Prof Arum Pratiwi, S.Kp., M.Kes., Ph.D bersama tim dosen multidisiplin dan mahasiswa
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya pelatihan manajemen keperawatan yang terstruktur dan berkelanjutan di rumah sakit mitra. Dari total tenaga kesehatan yang ada, hanya sebagian kecil yang pernah mengikuti pelatihan manajemen keperawatan. Selain itu, sebagian besar staf belum optimal dalam memahami dan menerapkan konferensi klinik, ronde kasus, klasifikasi pasien, perhitungan beban kerja, serta komunikasi efektif menggunakan metode ISBAR.
Program pendampingan ini bertujuan meningkatkan kompetensi perawat dalam manajemen pelayanan dan manajemen asuhan keperawatan. Sebanyak 22 perawat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi, demonstrasi, simulasi, dan role play. Pelatihan dilakukan secara bertahap mulai dari koordinasi, penyusunan modul, pelaksanaan materi, hingga evaluasi melalui pre-test dan post-test.
Materi yang diberikan meliputi:
- Kepemimpinan dalam manajemen keperawatan
- Metode pengorganisasian asuhan keperawatan
- Konferensi klinik sebagai strategi perencanaan
- Ronde kasus sebagai evaluasi kinerja tim
- Klasifikasi pasien sebagai dasar perhitungan beban kerja
- Evaluasi komunikasi efektif menggunakan metode ISBAR
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh aspek materi yang diberikan. Peserta pelatihan mengalami peningkatan pemahaman terkait ronde kasus, evaluasi komunikasi efektif menggunakan ISBAR, konferensi klinik, kepemimpinan keperawatan, serta klasifikasi pasien sebagai dasar perhitungan beban kerja.
Secara subjektif, setelah pelatihan perawat menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam memimpin tim, lebih sistematis dalam melakukan ronde kasus, mampu menggunakan format ISBAR secara terstruktur, serta lebih objektif dalam mengklasifikasikan pasien dan menghitung kebutuhan tenaga keperawatan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya manajemen keperawatan yang lebih profesional, terstruktur, dan berkelanjutan di RS PKU Muhammadiyah Sampangan. Sinergi antara institusi pendidikan dan rumah sakit diharapkan terus terjalin guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta keselamatan pasien secara berkesinambungan.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
