Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Otentik Art

JEDA (07): Profesional di Bulan Ramadhan

Khazanah | 2026-02-20 14:28:02

Ramadhan sering disalahpahami sebagai bulan untuk “melambat” dalam arti menurunkan kualitas kerja. Padahal, justru di bulan inilah nilai profesionalisme diuji dan dimurnikan. Zuhud dalam suasana Ramadhan bukan alasan untuk bekerja asal-asalan. Sebaliknya, ia membuat seseorang bekerja lebih jujur, lebih fokus, dan lebih bertanggung jawab karena orientasinya bukan sekadar dunia.

Zuhud di bulan Ramadhan berarti menempatkan dunia di tangan, bukan di hati. Kita tetap datang tepat waktu, menyelesaikan tugas dengan standar terbaik, menjaga amanah, dan menghormati komitmen. Namun hati tidak bergantung pada pujian atasan, angka pencapaian, atau validasi rekan kerja. Energi mungkin berkurang, tetapi integritas tidak boleh turun.

Seorang profesional tetap fokus menyelesaikan pekerjaannya di siang Ramadhan, menghadirkan suasana kerja yang tenang dan penuh kesadaran bahwa setiap tugas adalah amanah, dan setiap upaya adalah bagian dari ibadah.

Seorang yang memahami makna Ramadhan tidak menjadi malas. Ia tetap berusaha maksimal, meski dalam keadaan berpuasa. Jika target tercapai, ia bersyukur tanpa berlebihan. Jika belum berhasil, ia bersabar tanpa menyalahkan keadaan. Karena ia sadar, nilai dirinya tidak ditentukan oleh hasil semata, tetapi oleh niat dan kejujuran dalam proses.

Ramadhan mengajarkan bahwa kerja adalah bagian dari ibadah. Maka profesionalisme bukan sekadar tuntutan perusahaan, tetapi wujud tanggung jawab kepada Allah. Kita bekerja bukan hanya untuk gaji, tetapi untuk menjaga amanah.

Siang ini, di tengah puasa dan aktivitas yang berjalan, luruskan kembali niat: kita bekerja untuk mencari ridha Allah, bukan sekadar pengakuan manusia. Dunia hanyalah tempat singgah, dan Ramadhan adalah pengingat agar hati tidak menetap terlalu dalam di dalamnya.

Ramadhan memurnikan profesionalisme. Ketika hati tidak terikat pada pujian, hasil, atau ambisi duniawi, seseorang mampu bekerja dengan maksimal, jujur, dan tenang meski sedang berpuasa. Profesional dalam kinerja, tetapi tidak terikat pada dunia—itulah integritas yang lahir dari Ramadhan.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image