Jaga Pola Makan Sebelum Nyesel!
Edukasi | 2026-02-14 18:42:52
Makan merupakan kegiatan fisiologis di mana makanan dimasukkan ke dalam mulut, dikunyah, lalu ditelan untuk dikonsumsi. Proses ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi dasar, nutrisi, perkembangan, serta kelestarian hidup bagi manusia dan makhluk hidup lain. Secara luas, makan juga melibatkan asupan cairan.
Mengadopsi pola makan yang sehat sangatlah penting untuk menjaga kebugaran tubuh dan menghindari penyakit kronis. Jika pola makan tidak dijaga dengan baik—seperti makan asal-asalan, tidak terjadwal, atau tidak proporsional—tubuh akan mengalami konsekuensi negatif, mulai dari efek jangka pendek hingga risiko gangguan kesehatan serius.
Frekuensi Makan yang Optimal
Berdasarkan panduan Depkes RI, frekuensi makan mengacu pada jumlah kali makan dalam sehari, yang mencakup sarapan, makan siang, makan malam, serta camilan. Frekuensi makan harian idealnya terdiri dari tiga kali makan pokok, yakni sarapan, makan siang, dan makan malam. Waktu makan dibagi menjadi sarapan (sebelum pukul 09.00), makan siang (12.00-13.00), dan makan malam (18.00-19.00).
Pendekatan ini membantu mempertahankan tingkat energi, mengontrol rasa lapar, serta menstabilkan metabolisme tubuh.
Manfaat Pola Makan Sehat
Pola makan yang sehat melindungi dari defisiensi nutrisi serta penyakit tidak menular seperti diabetes, penyakit jantung koroner, stroke, dan kanker. Dari segi kesehatan, sebagian besar makanan yang dikonsumsi saat ini mengandung terlalu sedikit bahan nabati utuh seperti buah dan sayuran, serta terlalu banyak tambahan gula, garam, lemak jenuh, dan asam lemak trans.
Saran untuk Meningkatkan Pola Makan
Mulai dengan menerapkan prinsip nutrisi seimbang "Isi Piringku" secara rutin, yaitu membagi piring menjadi setengah untuk sayuran dan buah, serta setengah sisanya untuk karbohidrat dan protein (khususnya protein rendah lemak dan ikan). Hindari makanan olahan secara berlebihan, kurangi asupan gula, garam, serta makanan goreng untuk menjaga kalori dan kesehatan tubuh.
Susun jadwal makan secara teratur—sarapan, makan siang, dan makan malam—untuk menjaga energi dan mencegah makan berlebih karena kelaparan ekstrem. Tambahkan camilan sehat seperti buah atau kacang-kacangan di antara waktu makan untuk mendukung metabolisme, serta biasakan makan pelan-pelan agar tubuh cepat merasa kenyang.
Tingkatkan minum air putih minimal 2 liter per hari dan kurangi minuman bersoda manis. Masak makanan sendiri di rumah untuk mengontrol bahan dan nutrisi, serta utamakan bahan makanan alami yang belum banyak diproses agar nutrisi maksimal untuk tubuh.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
