Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Frila Wahyuni Muliyasari

Kejahatan Siber Untung Apa Rugi?

Teknologi | 2026-02-09 16:19:14

Pengiriman pesan sampah (spam) dan penipuan daring (scam) saat ini telah menjelma menjadi kejahatan siber, keuntungan yang di raih sangat menjanjikan bagi pelaku. Kerugian yang di dapat dari kejahatan siber ini dapat mencapai angka 500 juta Dolar AS atau setara dengan 8,4 Triliun Rupiah. Adanya perlindungan terhadapn pesan, telepon yang masuk di salah satu operator seluler dapat mengurangi resiko terjadinya kejahatan siber tersebut, menurut Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria (Sumber : www.megapolitan.antarnews.com)

Kejahatan ciber yang sangat merugikan masyarakat berdapak pada sistem ekonomi mereka, ketika uang dalam rekening mereka hilang maka mereka tidak dapat membayar atau membeli bahan pokok, karena sistem kapitalisme membuat semua dapat di kendalikan mulai dari uang, data pribadi hingga perilaku pengguna. Dan akibat sistem inilah masyarakat merugi akibat rusaknya pasar ekonomi, pasar yang menjadikan si kaya semakin kaya dan miskin semakin tidak bisa apa-apa.

Sudah seharusnya masyarakat merasa aman dan nyaman dengan layanan teknologi digital, pemerintah harusnya lebih bijak dan menjadi garda terdepan untuk memberantas kejahatan siber. tak hanya memberikan efek jera pada pelaku, tetapi juga hukuman yang setimpal agar kasus seperti ini tidak berulang kembali. Juga memakai sistem yang mensejahterahkan rakyat bukan memakai sistem dzolim yang hanya merugikan rakyat. Sistem seperti ini hanya bisa kita rasakan jika sistem Allah yang di pakai, sistem tanpa riba dan selalu mengedepankan hukum yang sudah Allah tentukan. Hukum Allah tidak akan melukai atau merugikan umatnya seperti pada surah An Nahl ayat 90

اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ ۝٩

Artinya : Sesungguhnya Allah menyuruh kita berlaku adil, berbuat kebajikan dan memberikan bantuan kepada kerabat. Dan Dia melarang perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberikan pelajaran bagi kamu agar kamu mengingatnya.

Semoga dengan tulisan ini membawa kita pada kebajikan dan membuka mata atas realita yang terjadi saat ini akibat sistem dzolim buatan manusia. Sistem ini hanya akan memperpanjang masalah kehidupan karena bukan solusi yang akan kita dapat, hanya kesengsaraan karena semakin jauhnya kita dari syariat Islam. (Wallahualam bishawab)

https://diskominfo.mempawahkab.go.id/detail/apa-itu-cyber-crimekejahatan-cyber

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image