Sekolah Kepemimpinan Nasional: Mencetak Pemimpin Muda Adaptif dan Berintegritas
Eduaksi | 2026-01-14 00:43:25Sekolah Kepemimpinan Nasional (SKN) merupakan program strategis yang diselenggarakan oleh Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) sebagai upaya menyiapkan kader-kader muda yang adaptif dalam kepemimpinan serta mampu menjawab berbagai tantangan zaman secara kontekstual dengan mengusung tema "Mewujudkan Para Pemimpin dan Politisi bangsa yang Beradab untuk Indonesia yang Berkemajuan". Program perdana ini menjadi tonggak penting bagi LHKP PP Muhammadiyah dalam membangun kaderisasi kepemimpinan yang lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan.
Pada penyelenggaraan perdananya, SKN diikuti oleh 67 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia, mencerminkan antusiasme serta komitmen kader-kader muda Muhammadiyah untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas diri dalam bidang kepemimpinan. Kegiatan ini berlangsung di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Ngaglik, Sleman, pada Selasa (11/11/2025), menjadi momentum penting bagi lahirnya pemimpin muda yang berdaya saing dan berorientasi pada nilai.
Dalam sambutannya, Abdullah Sumrahadi menegaskan bahwa esensi dari pelaksanaan Sekolah Kepemimpinan Nasional bukan hanya berfokus pada peningkatan kemampuan intelektual dan manajerial para peserta. Lebih dari itu, SKN dirancang untuk menumbuhkan karakter kepemimpinan yang mengakar kuat pada nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial, yang menjadi fondasi penting bagi seorang pemimpin dalam menghadapi kompleksitas dinamika masyarakat modern.
Substansi materi dalam SKN pun telah disusun secara komprehensif oleh LHKP. Busyro menjelaskan bahwa kurikulum program ini mengacu pada misi dakwah Muhammadiyah serta kebutuhan strategis bangsa saat ini. Isu-isu yang diangkat telah disesuaikan dengan konteks perkembangan nasional maupun global, sehingga peserta tidak hanya memahami kerangka dakwah secara prinsipil, tetapi juga mampu mengintegrasikannya dengan tantangan kebangsaan yang aktual. LHKP mendesain kurikulum ini dengan pola pembelajaran yang menggabungkan nilai-nilai dakwah, kebijakan publik, hingga strategi kepemimpinan masa depan.
Melalui SKN, LHKP berharap dapat melahirkan generasi pemimpin muda yang memiliki kecakapan analitis, kepekaan sosial, dan integritas moral yang tinggi—sehingga mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat luas bagi umat, masyarakat, dan bangsa. Program ini menjadi langkah awal dalam membangun tradisi kepemimpinan Muhammadiyah yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada kemajuan peradaban
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
