Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Universitas Ahmad Dahlan

UAD Lantik 42 Dokter Siap Mengabdi

Info Terkini | 2026-01-12 10:21:41
Sumpah Dokter Periode III Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2026(Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode III pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Ruang Amphitarium Kampus 4 UAD. Sebanyak 42 calon dokter resmi dilantik.

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran UAD, dr. Barkah Djaka Purwanto, Sp.PD-KGH, FINASIM, menyampaikan bahwa sumpah dokter merupakan prosesi wajib bagi calon dokter. “Sumpah dokter merupakan bentuk komitmen moral, etika, dan profesionalisme yang harus dipegang oleh setiap dokter sebelum terjun melayani masyarakat,” ujarnya.

Perwakilan dokter baru, dr. Thalia Diva Prameswari, dalam kesan dan pesannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen dan pembimbing. “Terima kasih banyak telah mendidik, membersamai, membimbing, dan mendukung setiap langkah kami. Gelar yang kita peroleh hari ini adalah awal dari perjalanan panjang untuk terus belajar sepanjang hayat,” tuturnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Yogyakarta, dr. Heri Setyanto, Sp.B, FINACS, berpesan agar para dokter baru terus meningkatkan kualitas diri. “Jangan puas dan jangan berhenti belajar. Seorang dokter harus terus meningkatkan kemampuan, kompetensi, dan menjalani pendidikan sepanjang hayat karena ilmu kedokteran selalu berkembang,” katanya.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan apresiasi atas capaian Fakultas Kedokteran UAD yang selama lima tahun berturut-turut mencatatkan kelulusan 100 persen pada uji kompetensi. “Ini bukan pencapaian yang mudah, tetapi hasil dari kerja keras pimpinan fakultas dan seluruh sivitas akademika. Saya ucapkan selamat kepada para dokter baru yang siap mengabdi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Dr. Drs. Immawan Wahyudi, M.Hum., menekankan bahwa sumpah dokter harus dipegang sepanjang hayat. “Sumpah itu bukan hanya diingat sehari setelah pelantikan, tetapi harus dihayati sepanjang masa karena dokter berhubungan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan sentuhan hati,” tegasnya.

Dengan pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, para dokter baru UAD diharapkan mampu menjalankan profesi secara profesional, beretika, dan berlandaskan nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (Dnd)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image