Peran Posyandu untuk Cegah Stunting
Eduaksi | 2026-01-09 14:07:47
Pada hari Jumat, 30 November, telah dilaksanakan kegiatan Senam Lansia yang merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan tema “PKM dalam Mengatasi Stunting dan Penyakit Tidak Menular Berbasis Pangan Lokal dan Sistem Informasi Terintegrasi di Posyandu Dahlia.”
Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri atas Dr. Dyah Suryani, S.Si., M.Kes. selaku ketua tim, serta anggota Sri Handayaningsih, S.T., M.T. dan Prof. Solikhah, S.KM., M.Kes., Dr.PH. Kegiatan berlangsung di Desa Pringgading, Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bekerja sama dengan Posyandu Dahlia, serta melibatkan mahasiswa KKN Reguler ke-152 Unit VII.B.I UAD sebagai pendukung dan fasilitator kegiatan.
Senam dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang serta disesuaikan dengan kondisi fisik lansia, sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular melalui aktivitas fisik yang rutin dan terarah.
Dr. Dyah Suryani, S.Si., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kesehatan lansia, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penguatan peran Posyandu dan edukasi kesehatan berbasis pangan lokal. “Melalui kegiatan PKM ini, kami mendorong pencegahan stunting dan penyakit tidak menular dengan pendekatan pangan lokal yang mudah dijangkau masyarakat, sekaligus memberikan pengalaman pengabdian nyata bagi mahasiswa KKN,” ujarnya.
Setelah kegiatan senam, peserta mendapatkan pemberian makanan sehat berbasis pangan lokal, berupa ubi rebus, kacang rebus, singkong rebus, serta bubur kacang hijau. Pemilihan menu ini bertujuan untuk mendukung program PKM dalam peningkatan status gizi dan pencegahan stunting serta penyakit tidak menular, khususnya pada kelompok rentan seperti lansia.
Makanan yang diberikan dipilih karena mudah dicerna serta mengandung protein, serat, vitamin, dan mineral yang berperan dalam menjaga kesehatan otot, sistem pencernaan, tulang, jantung, serta daya tahan tubuh. Selain itu, menu tersebut membantu mencegah sembelit dan osteoporosis, serta meningkatkan energi tanpa membebani sistem pencernaan lansia. Dalam kegiatan ini juga ditekankan pentingnya menghindari konsumsi makanan tinggi lemak, tinggi garam, serta ultra-processed food (UPF).
Sebagai penutup kegiatan, dilakukan pembagian doorprize berupa sembako kepada peserta lansia sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka dalam kegiatan PKM. (Mawar)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
